Berita

Ketua Umum Generasi Cinta Negeri (Gentari) Habib Umar Alhamid/Net

Politik

Habib Umar Alhamid: Punya Sejarah Baik, Wajar TNI AD dan Islam Tak Bisa Dipisahkan

JUMAT, 22 APRIL 2022 | 14:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tentara Nasional Indonesia (TNI) khususnya Angkatan Darat (AD) dan rakyat, utamanya umat Islam adalah dua variabel yang saling mengikat dan tidak dapat dipisahkan.

Dikatakan Ketua Umum Generasi Cinta Negeri (Gentari) Habib Umar Alhamid, keeratan hubungan itu karena dalam sejarahnya kelahiran TNI berasal dari berbagai laskar umat Islam yang berjuang melawan Belanda dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

"Dilihat dari sejarah TNI dan umat Islam tidak bisa dipisahkan karena keduanya mempunyai sejarah ikatan masa lalu yang baik," ujar Habib Umar kepada wartawan, Jumat (22/4).


"Jadi wajar jika sekarang ini TNI AD dan umat Islam itu dekat, karena keduanya punya ikatan emosional yang kuat sejak TNI itu belum terbentuk," sambungnya.

Berdasarkan sejarah, dijelaskan Habib Umar, TNI terlahir dari berbagai laskar umat Islam yang berjuang melawan Belanda dalam merebut kemerdekaan. Laskar adalah kata serapan dari Bahasa Arab yang artinya tentara.

Lanjutnya, eratnya hubungan sejarah itu massih terlain sampai hari ini. Terkini, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman bahkan mengimplementasikan hubungan baik itu dengan menggelar kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) untuk prajurit.

"Kami apresiasi kegiatan MTQ yang digelar KSAD Jenderal Dudung Abdurachman dilingkungan Angkatan Darat, untuk membekali prajurit yang berakhlaq Islami," katanya.

Dia pun berharap, eratnya hubungan baik TNI dan Islam juga terjalin di antara elemen lain seperti Polri dan Kejaksaan dalam mendukung jalannya kepemimpinan Presiden Joko Widodo dalam membesarkan nama Indonesia di peta politik internasional.

"Sehingga keinginan pemerintah untuk menjadikan Indonesia menjadi negara maju dan disegani oleh dunia internasional bisa menjadi kenyataan," pungkasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya