Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri/Net

Politik

Ingat Kata-kata Bung Karno, Firli Bahuri: Korupsi Jadi Persoalan Bangsa yang Harus Diselesaikan

KAMIS, 21 APRIL 2022 | 16:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ingat kata-kata Presiden Soekarno atau Bung Karno, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri sebutkan empat persoalan bangsa termasuk korupsi merupakan bagian dari melawan bangsa sendiri.

Kata-kata Bung Karno yang dimaksud, yaitu "Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri".

"Saya kira kata-kata Bung Karno tersebut tentulah kita bisa maknai hari ini, hari ini Indonesia menghadapi beberapa persoalan kebangsaan," ujar Firli saat menjadi Keynote Speaker diacara Webinar Pendidikan Antikorupsi Kerjasama PP GMKI dengan KPK bertajuk "Peran Mahasiswa dan Pemuda Kristen Dalam Pencegahan Korupsi" melalui virtual, Kamis sore (21/4).


Firli membeberkan, setidaknya ada empat persoalan bangsa yang dihadapi rakyat Indonesia saat ini. Yaitu, bencana alam dan non-alam, narkotika, terorisme dan radikalisme, serta korupsi.

"Tiga persoalan bangsa ini merupakan PR besar kita, PR besar seluruh anak bangsa, termasuk Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia. Dari tiga tadi, ada satu hal yang yang menjadi penting bagi kita, dan tidak kalah penting daripada persoalan bangsa lain yang harus kita selesaikan, yaitu korupsi," jelas Firli.

Korupsi menjadi persoalan bangsa kata Firli, karena tujuan negara yang tercantum dalam Alinea Keempat UUD 1945 tidak akan bisa terwujud jika korupsi masih merajalela.

"Korupsi masih ada saja dianggap sebagai budaya. Karenanya, satu kalimat, kalau kita ingin mewujudkan tujuan negara kita, Indonesia harus bebas dari korupsi," tegas Firli.

"Indonesia bebas dari korupsi, harus melibatkan dan meminta peran serta andil besar dari segenap anak bangsa, tak terkecuali rekan-rekan yang siang hari ini hadir di dalam seminar peran mahasiswa dan Gereja, dalam rangka pencegahan tindak pidana korupsi," sambung Firli menutup.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya