Berita

Ilustrasi demo mahasiswa BEM SI di DPR 11 April 2022/RMOL

Politik

Turun ke Jalan, Aliansi Gerakan Rakyat Tuding Rezim Jokowi Gagal Sejahterakan Rakyat

KAMIS, 21 APRIL 2022 | 10:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aksi turun ke jalan dilakukan Aliansi Gerakan Rakyat untuk menyampaikan sejumlah tuntutan di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (21/4).

Aliansi yang terdiri dari para buruh dan mahasiswa ini sedikitnya membawa 10 aspirasi.

Pertama, meminta pembahasan UU 11/2022 tentang Ciptakerja di DPR RI dihentikan. Mereka juga menolak adanya revisi UU 21/2000 tentang serikat pekerja.


"Hentikan kriminalisasi terhadap gerakan rakyat dan tuntaskan pelanggaran HAM sekarang juga," tegas Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Ilhamsyah dalam keterangannya.

Tak hanya itu, mereka juga meminta pemerintah menurunkan harga minyak goreng yang kini sudah melambung tinggi, termasuk BBM, listrik, tol, dan pajak.

"Negara harus tegas terhadap koruptor. Tangkap, adili, dan sita harta koruptor," sambungnya.

Yang tak kalah penting, massa juga turut menyuarakan penolakan penundaan Pemilu 2024 yang belakangan masih digaungkan sejumlah pihak.

"Tolak penundaan pemilu dan masa perpangjang jabatan presiden. Presiden harus bertindak tegas terhadap para menteri yang memberikan statement tiga periode," sambungnya.

Bagi Aliansi Gerakan Rakyat, pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin telah gagal dalam menyejahterakan rakyatnya.

"Kehidupan rakyat semakin merosot dan ketimpangan ekonomi menjadi jurang pemisah yang semakin lebar. Bukan memberikan subsidi malah sebaliknya, memangkas subsidi dan terus dilakukan," tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya