Berita

Kekayaan Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka, bertambah Rp 4,1 miliar dalam setahun terakhir/Net

Politik

Hartanya Bertambah Rp 4,1 M Sejak Jabat Walikota Solo, Begini Penjelasan Gibran

KAMIS, 21 APRIL 2022 | 08:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setahun menjabat sebagai Walikota Solo, harta kekayaan Gibran Rakabuming Raka mengalami penambahan yang signifikan.

Berdasarkan penelusuran di laman elhkpn.kpk.go.id,  pada 2021 Gibran tercatat memiliki total harta sebesar Rp 25.297.783.659. Sementara harta Gibran dalam laporan satu tahun sebelumnya sebesar Rp 21.152.810.130.

Artinya, harta putra sulung Presiden Joko Widodo itu bertambah Rp 4.144.973.529 dalam satu tahun.


Gibran tak menyangkal kekayaanya bertambah Rp 4,1 miliar. Dituturkan Gibran, penambahan itu berasal dari dua lahan yang telah dibeli. Lahan itu terletak di samping dan belakang rumahnya.

"Iya (berasal) dari dua bidang tanah di samping rumah sama belakang. Dua lokasi sesuai dengan laporan di laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN)," ucap Gibran kepada wartawan, Rabu (20/4).

Gibran menyebut lahan tersebut dibelinya secara tunai. Dirinya juga tercatat memiliki hutang senilai Rp 723.586.004. Untuk rumah yang dibelinya dengan cara mengangsur lewat KPR itu adalah rumah yang pertama kali dibeli setelah menikah dengan Selvi Ananda.

"Kalau beli lahan enggak diangsur, cash. Utang itu rumah lama beli lewat KPR. Bukan rumah yang (ditempati) saat ini," papar Gibran, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.  

Disinggung mengenai kenaikan kekayaanya, Gibran menyebut di laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) semuanya sudah sangat jelas tercatat.  

"Kalau naik ya tiap tahun pasti naik. Ya dilihat dari history-nya. Sakdurunge jadi pejabat ki ngopo (apa), usaha juga masih jalan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya