Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pentagon: Uji Coba Rudal Antarbenua oleh Rusia Bukan Ancaman bagi Amerika

KAMIS, 21 APRIL 2022 | 07:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Departemen Pertahanan Amerika buka suara terkait uji coba peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) RS-28 Sarmat baru oleh Rusia pada Rabu (20/4) waktu setempat.

Menurut Pentagon, uji coba yang dilakukan Rusia tersebut adalah tes rutin dan bukan ancaman bagi AS. Itu juga tidak mengejutkan, sebab Moskow sudah memberi tahu AS sebelumnya dibawah ketentuan perjanjian kontrol senjata yang masih ada.

“Rusia dengan benar memberi tahu AS, dibawah kewajiban perjanjian New Start bahwa mereka berencana untuk menguji ICBM ini,” kata juru bicara Pentagon John Kirby kepada wartawan pada Rabu sore, seperti dikutip dari RT, Kamis (21/4).


"Uji coba itu rutin, dan Departemen Pertahanan AS menganggapnya bukan ancaman," lanjutnya.

Rudal baru diluncurkan dari kosmodrom militer Plesetsk pada Rabu pagi, terbang melintasi seluruh Rusia, sebelum mendarat di area target yang ditentukan di semenanjung Kamchatka di timur jauh.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyambit peluncuran ini dengan suka cita dan menyebutnya sebagai peristiwa yang sangat penting bagi negaranya.

“Senjata yang benar-benar unik ini akan memperkuat potensi angkatan bersenjata kita, memastikan keamanan Rusia dari ancaman eksternal dan memberikan jeda kepada mereka yang mencoba mengancam kita dalam panasnya retorika agresif,” kata Putin.

Rudal Sarmat mampu menembus semua pertahanan modern. "Dan tidak akan memiliki analog di mana pun di dunia untuk waktu yang lama," klaim Putin.

“Sarmat" diharapkan bisa menyelesaikan uji coba pada akhir tahun ini, di mana pada saat itu akan secara resmi memasuki layanan dengan pasukan rudal strategis Rusia.

Peluncuran rudal ini dimaksudkan untuk menggantikan ICBM berbasis silo R-36 Voevoda.

Kementerian Pertahanan Rusia menbgatakan, Sarmat dapat membawa lebih banyak senjata dan dapat dilengkapi dengan hulu ledak peluncur hipersonik baru.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya