Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman/Net

Politik

Habiburokhman: Penetapan Tersangka Ekspor Migor Bukti Negara Tidak Kalah dengan Mafia

KAMIS, 21 APRIL 2022 | 03:09 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Tindakan Kejaksaan Agung menetapkan Dirjen Perdagangan Luar negeri Kemendag dan 3 pelaku swasta sebagai tersangka ekspor minyak goreng mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, salah satunya Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman.

Habiburokhman menyatakan bahwa sikap Kejagung itu menjadi bukti nyata negara tidak kalah dengan para mafia minyak goreng.

Penetapan tersangka itu, kata Habiburokhman juga mengindikasikan  negara responsif terhadap tindak pidana korupsi. Sebab, perilaku korupsi bukan saja merugikan negara tetapi merusak perekonomian dan menyengsarakan rakyat secara langsung.
"Penetapan tersangka ini adalah jawaban konkret Jaksa Agung bahwa negara tidak menyerah terhadap mafia minyak goreng, dan sebaliknya siapapun yang terlibat harus siap-siap masuk bui," demikian kata Habiburokhman pada Rabu (20/4).

"Penetapan tersangka ini adalah jawaban konkret Jaksa Agung bahwa negara tidak menyerah terhadap mafia minyak goreng, dan sebaliknya siapapun yang terlibat harus siap-siap masuk bui," demikian kata Habiburokhman pada Rabu (20/4).

Pria yang juga anggota DPR RI ini berharap, pengusutan kasus ekspor minyak goreng itu diperluas ke semua pihak yang berperan dalam melakukan ekspor minyak goreng.

Dalam pandangan Habiburokhman, perluasan pengusutan penting karena kasus ekspor minyak goreng itu benar-benar menyengsarakan rakyat.

"Secara kasat mata dapat dipastikan banyak sekali pihak yang terlibat dalam kasus kelangkaan minyak goreng ini. Hal ini bisa dideteksi dari parahnya kelangkaan dan lonjakan harga minyak goreng beberapa bulan terakhir," pungkas Habiburokhman.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya