Berita

Anggota Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu/Net

Politik

Masinton: Korporasi Sawit Pendukung Jabatan Presiden 3 Periode Perlu Diberi Sanksi

RABU, 20 APRIL 2022 | 21:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Polemik perpanjangan masa jabatan presiden tiga periode dan kenaikan harga minyak goreng masih menjadi topik hangat di tengah-tengah masyarakat hari ini.

Sejumlah spekulasi banyak berkembang, satu diantaranya mengaitkan permainan mafia perusahaan sawit sebagai penyedia bahan baku minyak goreng dan mobilisasi gerakan dukungan pada perpanjangan jabatan presiden tiga periode.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu mengingatkan, jika benar adanya dugaan itu. Maka, penting pemerintah memberikan sanksi pada perusahaan pendukung perpanjangan masa jabatan presiden.


"Korporasi besar perusahaan sawit yang ikut memobilisasi dukungan perpanjangan jabatan presiden 3 periode harus diberi sanksi!" cuit Masinton di akun Twitter pribadinya, Rabu (20/4).

Masinton menegaskan, di republik dengan asas demokrasi seperti Indonesia, negara tentu tidak boleh kalah dengan permainan oligarki ekonomi.

Apalagi, kata dia, oligarki yang patut diduga berandil besar pada kelangkaan minyak goreng jelas berupaya melanggar konstitusi jika benar berkontribusi pada dukungan perpanjangan masa jabatan presiden.

"Selain berkontribusi kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng. Juga ikut berpartisipasi melawan konstitusi. Lawan oligarki kapital!" tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya