Berita

Tangki penyimpanan minyak di Chernihiv, Ukraina, yang terbakar pada 21 Maret 2022/Net

Dunia

Pentagon: Tidak Ada Bukti Militer Rusia Gunakan Senjata Kimia

RABU, 20 APRIL 2022 | 13:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tudingan bahwa militer Rusia menggunakan senjata kimia di Ukraina diragukan Sekretaris Pers Pentagon John Kirby.

Ia mengatakan kepada wartawan yang bertanya pada briefing Selasa (19/4) bahwa AS tidak menemukan adanya bukti untuk mengkonfirmasi laporan tersebut.

"Tidak. Kami tidak memiliki indikasi bahwa senjata kimia atau biologi telah digunakan di Ukraina," jawab Kirby, seperti dikutip dari situs Departemen Pertahanan AS.


Komentar itu muncul saat laporan muncul selama seminggu terakhir bahwa ada bukti serangan kimia di Ukraina, di mana pasukan Rusia dituding menggunakannya selama melakukan operasi militer yang dimulai alhir Februari lalu.

Itu juga datang ketika Jepang mengumumkan Selasa bahwa mereka mengirim peralatan ke Ukraina yang bertujuan untuk melindungi dari potensi serangan kimia.

Pekan lalu, AS dan Inggris mengatakan mereka sedang menyelidiki laporan dugaan bahwa senjata kimia telah digunakan oleh pasukan Rusia yang menyerang pelabuhan Mariupol di Ukraina.

Resimen Azov Ukraina mengatakan tiga tentara terluka oleh "zat beracun" dalam sebuah serangan. Namun, tidak ada bukti yang diajukan untuk mengkonfirmasi penggunaan senjata kimia.

Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss mengatakan para pejabat sedang bekerja untuk segera menyelidiki apa yang disebutnya 'eskalasi tidak berperasaan' dari perang, seperti dikutip dari BBC.

Pentagon saat itu menyebut potensi penggunaan senjata itu "sangat memprihatinkan".

Negara-negara Barat telah memperingatkan bahwa penggunaan senjata kimia akan menandai eskalasi konflik yang berbahaya dan telah berjanji untuk mengambil tindakan tegas jika Rusia melakukan serangan semacam itu.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya