Berita

Menteri Keuangan AS Janet Yellen/Net

Dunia

Harga Pangan Dunia Meroket, Menkeu AS Siap Bombardir Rusia di G20

RABU, 20 APRIL 2022 | 10:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) akan menyalahkan Rusia atas melonjaknya harga pangan dan energi dunia, yang dipicu keputusan Moskow memulai perang di Ukraina.

Menteri Keuangan AS Janet Yellen tampaknya akan menyuarakan isu ini selama pertemuan para menkeu G20 di Washington pada Rabu (20/4).

Yellen telah berkomitmen untuk tidak menghadiri sesi G20 yang juga diikuti oleh delegasi Rusia. Tetapi ia akan menghadiri sesi pembukaan yang membahas perang Ukraina, terlepas dari kehadiran Rusia.


Sehari sebelumnya, Selasa (19/4), Yellen mengatakan setidaknya 10 juta orang akan jatuh ke dalam jurang kemiskinan akibat perang. Itu memperburuk situasi lantaran sudah ada lebih dari 800 juta orang atau 10 persen dari populasi global menderita kerawanan pangan kronis.

"Saya ingin memperjelas, tindakan Rusia bertanggung jawab untuk ini," ujarnya, seperti dikutip Reuters.

Untuk mengatasi situasi ini, Yellen menekankan pentingnya untuk menghindari larangan ekspor.

Di bawah presidensi Indonesia, pertemuan G20 sesi pertama di Washington akan membahas ketahanan pangan sebagai isu utama. Menteri Keuangan Sri Mulyani memperingatkan, lonjakan pangan dan energi bisa menciptakan kerusuhan politik dan sosial yang besar.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya