Berita

Presiden AS Joe Biden/Net

Dunia

Biden: Ada Dua Penyebab Besar Inflasi AS, Covid dan Vladimir Putin!

RABU, 20 APRIL 2022 | 08:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meskipun mengakui bahwa penguncian selama pandemi Covid-19 sebagai penyebab utama inflasi Amerika, Presiden Joe Biden masih saja menyalahkan Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai pelaku utama atas harga gas yang tinggi di dalam negeri.

Frase 'kenaikan harga Putin' kembali digunakan Gedung Putih lewat pidato Biden di New Hampshire pada Selasa (19/4). Mereka menyalahkan inflasi pada operasi militer Rusia di Ukraina selama enam minggu terakhir sebagai penyebab meroketnya harga di pompa.

"Ada dua alasan untuk harga tinggi. Yang pertama adalah Covid. Karena pandemi, kami mengalami gangguan dalam pasokan bahan penting kami, sehingga harga naik," kata Biden seperti dikutip dari AP, Rabu (20/4).


“Dan alasan besar kedua untuk inflasi adalah Vladimir Putin, ini bukan lelucon,” katanya kemudian.

“Bulan lalu, sekitar 70 persen dari kenaikan inflasi adalah konsekuensi dari kenaikan harga Putin karena dampak dari harga gas dan energi," lanjutnya.

Gedung Putih telah menggunakan poin frase "kenaikan harga Putin" sejak mengeluarkan larangan  impor minyak dan gas Rusia ke AS pada 8 Maret.

Presiden Rusia sudah menanggapi dengan mengatakan Moskow sama sekali tidak ada hubungannya dengan kenaikan harga gas AS, karena ekspor Rusia ke AS awalnya diabaikan.

“Mereka bersembunyi di balik keputusan ini untuk sekali lagi menipu populasi mereka sendiri,” kata Putin bulan lalu.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya