Berita

Kanselir Jerman Olaf Scholz/Net

Dunia

Scholz: Putin adalah Penjahat Perang, Dia Harus Bertanggung Jawab

RABU, 20 APRIL 2022 | 07:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jerman mendesak tanggung jawab pemimpin Rusia atas peperangan di Ukraina. Kanselir Jerman Olaf Scholz bahkan menyematkan julukan 'Penjahat Perang' terhadap Presiden Vladimir Putin, dalam pidatonya pada Selasa (19/4) waktu setempat.

Scholz mengatakan Putin bertanggung jawab atas tewasnya ribuan warga sipil selama melakukan agresi militer melawan Ukraina.

"Invasi Rusia ke Ukraina tetap merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional," kata Scholz kepada wartawan setelah pembicaraan virtual dengan para pemimpin Barat mengenai konflik tersebut, seperti dikutip dari AFP, Rabu (20/4).


"Pembunuhan ribuan warga sipil seperti yang telah kita lihat adalah kejahatan perang yang menjadi tanggung jawab presiden Rusia,” katanya, seraya mengungkapkan ia dan warga Jerman bisa merasakan kesedihan mendalam yang menimpa orang-orang yang ditinggalkan anggota keluarganya.

Scholz, yang menghadapi tekanan yang meningkat di dalam negeri untuk mengizinkan pengiriman senjata berat ke Ukraina, mengatakan "fase baru" telah dimulai dalam konflik Rusia-Ukraina di mana Rusia mulai menyasar Ukraina timur.

Namun, meskipun berulang kali ditekan oleh wartawan tentang pertanyaan pengiriman tank, jet tempur atau senjata berat lainnya, Scholz menjawab dengan tidak jelas.

Dia hanya menegaskan kembali bahwa NATO tidak akan terlibat dalam konflik, tetapi mengatakan sekutu Barat bersatu dalam tekad mereka untuk mendukung Ukraina. Scholz menegaskan bahwa Rusia tidak boleh menang.

Jerman telah mengirimkan senjata anti-tank, rudal permukaan-ke-udara, amunisi dan senjata pertahanan lainnya ke Ukraina.

Pemerintah Scholz juga telah menjanjikan lebih dari satu miliar euro dalam bantuan keuangan untuk Ukraina sehingga pemerintah di Kyiv dapat membeli senjata yang dibutuhkan untuk melawan.

Namun Scholz mengatakan Jerman tidak akan "berjalan sendiri" dalam hal senjata, dan bahwa setiap keputusan akan dibuat dengan kerja sama yang erat dengan teman dan sekutu.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya