Berita

Menteri Perdagangan Muhamad Lutfi/Net

Politik

Atas Nama Hukum, Imanuel Ebenezer Desak Kejagung Segera Tangkap Mendag M. Lutfi

RABU, 20 APRIL 2022 | 02:50 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Imbas penetapan tersangka ekspor minyak goreng yang menjerat seorang Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana, Kejagung didesak juga menangkap Mendag M. Lutfi.

Desakan itu disampaikan oleh Ketua Jokowi Mania, Imanuel Ebenezer Selasa malam (19/4).

Menurut pria yang karib disapa Noel ini, atas nama hukum sebagai Menteri Perdagangan, Muhamad Luthfi harus bertanggung jawab atas kasus korupsi penjualan CPO ke luar negeri.


Bahkan kata Noel, sebagai pejabat tertinggi di Kemendag, Luthfi harus mundur sebagai bentuk tanggung jawab.

"Lutfi ini memulai jabatannya dengan polemik. Dari salah bicara kue bipang, impor beras hingga minyak goreng dll. Harusnya game over dia," kata aktivis 98 ini.

Noel melihat kepercayaan masyarakat kepadanya tampaknya sudah surut terlalu jauh setelah semua yang terjadi. Terlebih, penjelasan Mendag soal minyak goreng seperti membela diri.

Puncaknya kata Noel, penangkapan Dirjen PLN Kemendag dan 3 pengusaha CPO mempertegas dosa  pengusaha kaya ini.

"Kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh Lutfi sebelumnya banyak yang kontraproduktif dan tak menjadi solusi jitu dalam mengatasi permasalahan minyak goreng. Dia sudah tidak mampu lagi," jelas pendukung Jokowi ini.

Aktivis 98 ini mendukung penuh Kejaksaan Agung untuk mengusut Lutfi. Penegakan hukum harus tanpa tebang pilih.

Setidaknya kata Noel, masyarakat ingin melihat siapa yang menjadi mafia penggelapan minyak goreng ini.

"Dia selalu melempar tidak ada kartel. Yang ada malah sempat menuduhkan penyebab langkanya minyak goreng kepada masyarakat. Rakyat yang menimbun akibat panic buying. Ini kan edan, nyalahin rakyat," ujarnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya