Berita

Deklarasi Sandi-Preneur Indonesia di Pangandaran, Jawa Barat/Net

Politik

Ingin Pangandaran Lebih Maju, Pelaku Pariwisata Berikan Dukungan untuk Sandiaga Uno

SELASA, 19 APRIL 2022 | 22:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemimpin masa depan yang akan melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo harus mempunyai komitmen nyata pada pengembangan kewirausahaan atau enterpreneurship. Utamanya, wirausaha yang memaksimalkan potensi wisata Indonesia.

Untuk menjawab harapan itu, kelompok relawan yang tergabung dalam Sandi-Preneur Indonesia mendeklarasikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno untuk maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Relawan yang dimotori pelaku usaha wisata, UMKM, seniman, emak-emak dan milenial mendeklrasikan diri di Pangandaran, Jawa Barat.


"Dengan pencalonan Pak Sandiaga Uno, kami menaruh harapan banyak untuk peningkatan kemajuan pariwisata yang ada di Pangandaran," kata Deklarator Relawan Sandi-Preneur Indonesia Pangandaran, Dani Hidayat dalam keterangannya, Selasa (19/4).

Dikatakan Dani, dengan majunya sektor wisata di Pangandaran secara langsung akan membuka banyak lapangan pekerjaan. Selain itu perekonomian masyarakat Pangandaran dipastikan akan mengalami peningkatan signifikan.

Dia menambahkan, pihaknya akan mendaur dukungan masyarakat Pangandaran lainnya. Caranya dengan melakukan sosialisasi ke pelosok baik dari tingkat RT hingga desa.

"Kami berusaha meningkatkan elektabilitas Pak Sandiaga Uno di wilayah Pangandaran," terangnya.

Senada, seniman Pangandaran, Yayan Blues mengatakan, banyak perubahan yang dilakukan oleh Sandiaga Uno terhadap kemajuan wisata di Pangandaran selama duduk di jajaran menteri kabinet.

"Ini kemajuan luar biasa. Harapan saya sosok muda, inovatif, kreatif, dan fresh yang mampu memperbaiki perekonomian Indonesia. Cocoklah kalau dia (Sandiaga) maju di 2024, mudah-mudahan jadi Indonesia satu," tandasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya