Berita

Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin/RMOL

Dunia

Dubes Ukraina: Sulit Menghitung Jumlah Korban di Mariupol

SELASA, 19 APRIL 2022 | 11:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pasukan Rusia telah melakukan reposisi dan memfokuskan serangan mereka ke wilayah timur dan selatan Ukraina. Dalam hal ini, Mariupol menjadi kota yang paling terdampak.

Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin menuturkan pasukan Ukraina telah membebaskan sejumlah wilayah.

"Saat ini serangan dari pasukan Rusia terpusat di timur dan sedikit ke selatan. Jadi ada beberapa wilayah di timur yang masih ada di bawah ancaman," ujarnya dalam keterangan pers secara virtual pada Senin (18/4).


Kota Mariupol sendiri, lanjutnya, masih menjadi tahanan pasukan Rusia dengan seluruh akses ditutup. Kota diblokade dari laut dan darat, serta semua sisi.

Terlepas dari koridor kemanusiaan yang telah disepakati, ia mengatakan, ada sekitar puluhan ribu warga sipil yang kemungkinan meninggal selama serangan Rusia di Mariupol.

Dubes Hamianin menyebut, pihak Ukraina sendiri kesulitan untuk memperkirakan atau mengkalkulasikan jumlah korban lantaran pihak Rusia berusaha untuk menutupi kejahatan perangnya.

"Saat ini mereka (Rusia) berusaha mengumpulkan mayat-mayat orang yang meninggal dan membakarnya di krematorium. Jadi sulit bagi Ukraina untuk mengkalkulasikan jumlah korban di Mariupol," jelasnya.

"Ini yang harus Anda tahu, dan ini adalah kejahatan perang lainnya yang dilakukan oleh Rusia," imbuhnya.

Rusia mengklaim telah menguasai Mariupol setelah melumpuhkan pasukan Ukraina. Dari laporan beberapa media, masih ada pasukan Ukraina yang tersisa di Mariupol dan menolak untuk menyerah kepada Rusia.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya