Berita

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump/Net

Dunia

Trump: Rusia-Ukraina Harus Duduk Bersama Sekarang, Bukan Nanti Ketika Semua Orang Sudah Mati

SELASA, 19 APRIL 2022 | 10:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendesak para pemimpin Ukraina dan Rusia untuk segera menandatangani kesepakatan damai.

Dalam sebuah pernyataan pada Senin (18/4), Trump memperingatkan akan ada risiko kehancuran yang terjadi jika Rusia dan Ukraina tidak duduk bersama.

“Tidak masuk akal jika Rusia dan Ukraina tidak duduk bersama dan membuat semacam kesepakatan. Jika mereka tidak segera melakukannya, tidak akan ada yang tersisa selain kematian, kehancuran, dan pembantaian," imbaunya, seperti dikutip Newsmax.


Pernyataan Trump muncul setelah laporan bahwa Rusia kembali melakukan serangan, meluncurkan rudal ke Ukraina, termasuk kota Lviv, di mana tujuh orang tewas.

"Ini adalah perang yang seharusnya tidak pernah terjadi, tetapi terjadi. Solusinya tidak akan pernah sebaik sebelum perang dimulai, tetapi ada solusi, dan itu harus dipikirkan sekarang, bukan nanti ketika semua orang akan mati!" tegasnya.

Dari laporan The Washington Post, setelah reposisi pasukan dalam beberapa minggu terakhir, pasukan Rusia mulai bergerak melawan wilayah Donbas di Ukraina timur.

"Sekarang dapat dinyatakan bahwa pasukan Rusia telah memulai pertempuran untuk Donbas, yang telah mereka persiapkan sejak lama. Sebagian besar dari seluruh tentara Rusia sekarang fokus pada serangan ini," kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Rusia memulai apa yang mereka sebut sebagai operasi militer khusus ke Ukraina sejak 24 Februari. Hingga saat ini, belum ada data yang jelas mengenai jumlah korban atau kehancuran akibat perang. Namun jutaan orang Ukraina telah meninggalkan negara tersebut untuk mencari perlindungan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Potongan Ojol 8 Persen Belum Jalan, Menaker: Nanti Ya...

Senin, 22 Juni 2026 | 20:22

OTT Bea Cukai Belum Ungkap Pengendali Sistem Impor

Senin, 22 Juni 2026 | 19:50

Pertamina Bantu Pedagang Kuliner Jakarta Fair dengan Bright Gas

Senin, 22 Juni 2026 | 19:48

Keterlambatan RKAB Biang Krisis Batu Bara

Senin, 22 Juni 2026 | 19:42

Kejari Jaksel Ungkap Alasan Tidak Menahan Roy Suryo dan Dokter Tifa

Senin, 22 Juni 2026 | 19:32

PM Inggris Keir Starmer Resmi Mundur, Andy Burnham Siap Gantikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:20

Kritik Sejumlah Parpol untuk PDIP Bentuk Loyalitas ke Prabowo

Senin, 22 Juni 2026 | 19:16

Geruduk Kantor Gubernur, Ribuan Relawan Minta MBG Dilanjutkan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:15

Penahanan Ditangguhkan, Dokter Tifa: Alhamdulillah Bisa Pulang

Senin, 22 Juni 2026 | 19:09

Sinopsis House of the Dragon Season 3, Perang Targaryen Kian Brutal,

Senin, 22 Juni 2026 | 19:05

Selengkapnya