Berita

Politisi PDI Perjuangan, Yulian Gunhar/Net

Politik

Beredar Kabar Kantor PDIP akan Digeruduk, Yulian Gunhar: Jika Benar, Luhut Harus Tanggung Jawab

SELASA, 19 APRIL 2022 | 01:31 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Beredarnya isu akan adanya demonstrasi massa mengatasnamakan Komite Pemuda Indonesia (KNPI) di kantor DPP PDI Perjuangan, direspons politisi PDI Perjuangan, Yulian Gunhar.

Menurutnya, demonstrasi yang ditujukan untuk mendesak anggota DPR RI, Masinton Pasaribu meminta maaf atas kritikannya terhadap Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan, adalah tidak tepat, bahkan bisa menunjukan Luhut sebagai pejabat anti kritik.

“Kalau ada anggota parlemen yang kritik Luhut, lalu tiba-tiba ada aksi menggeruduk kantor PDIP, maka bukan saja tidak tepat, namun menunjukkan Luhut itu sebagai pejabat yang antikritik,” kata Yulian, Senin (18/4)


Bahkan Gunhar mengingatkan, jika demonstrasi itu benar-benar terjadi di kantor PDIP, maka Menko Marves harus bertanggung jawab, apalagi sampai terjadi tindakan anarki yang tidak diinginkan.

“Kalau orang-orang yang mengatasnamakan KNPI itu benar-benar geruduk kantor DPP PDI Perjuangan, maka Luhut harus bertanggungjawab atas kerusakan yang akan terjadi, apalagi sampai nanti terjadi potensi bentrok massa,”katanya.

Mantan sekjen Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) menambahkan, massa PDIP tidak akan menghadapi ormas KNPI. Sebab, menurut Yulian antara Ormas dengan partai tidaklah setara.

Namun menurutnya, beberapa ormas sayap PDIP seperti Repdem, Banteng Muda Indonesia (BMI), Bamusi, dan sebagainya akan siap bergerak membela marwah partai.

“Karena KNPI bukan levelnya partai, maka cukup Ormas yang akan menghadapi, karena PDIP punya ormas seperti Repdem, BMI, Bamusi dan sebagainya, yang siap turun kalau ada tekanan ormas kepada PDIP dan menggangu marwah partai,”katanya.

Gunhar pun mengingatkan agar rencana memobilisasi massa untuk menekan PDIP itu dibatalkan, karena tidak sesuai dengan semangat demokrasi.

Mengingat kekritisan anggota DPR terhadap pejabat pemerintahan, menurutnya sudah dijamin oleh konstitusi dan merupakan pelaksanaan fungsi pengawasan parlemen.

Gunhar menambahkan, adanya potensi terjadinya bentrok massa jika demonstrasi benar digelar, karena adanya reaksi ormas sayap PDIP.

“Kalau demonstrasi itu benar terjadi, dan sampai terjadi bentrok yang memakan korban jiwa, maka Luhut adalah pihak yang paling bertanggung jawab,” pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya