Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Jadi Korban Salah Sasaran Perang Sarung, Satu pelajar di Pandeglang Tewas

SENIN, 18 APRIL 2022 | 16:02 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Aksi perang sarung yang telah diikatkan dengan benda-benda keras terjadi di wilayah Polsek Mandalawangi Polres Pandeglang, Banten.

Akibatnya, satu korban meninggal dunia saat perang sarung sesama anak-anak di Kampung Kadu Cina, Desa Gunung Sari, Kecamatan Mandalawangi, Pandeglang.

Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlanyah menyampaikan, korban berinisial EA (17), pelajar SMA, warga Mandalawangi, Pandeglang meninggal dunia akibat kejadian perang sarung tersebut.


Kejadian sendiri berawal pada Sabtu (16/4) sekira pukul 2.00 WIB di Desa Gunung Sari, Kecamatan Mandalawangi, Pandeglang. Berdasarkan informasi, perang sarung antara anak-anak Kampung Kadu Cina dan Kampung Bale Gede, saat menjelang sahur.

"Dalam perang sarung itu anak-anak menyabetkan sarungnya kepada lawan, di mana pada ujung sarung sudah diisi batu atau benda keras sehingga dapat menimbulkan luka serius ketika mengenai lawan," ujar Belny dikutip Kantor Berita RMOLBanten, Senin (18/4).

Dalam perang sarung itu, anak-anak dari Kampung Kadu Cina terdesak oleh serangan anak-anak dari Kampung Bale Gede. Mereka berlarian menyelamatkan diri, sebagian untuk bersembunyi mencari pertolongan dengan masuk ke dalam masjid.

"Ketika anak-anak masuk kedalam masjid, korban EA yang sedang tadarusan, dan karena mendengar kegaduhan kemudian korban keluar menghampiri dan melerai perang sarung tersebut, namun naas korban EA malah menjadi sasaran dan dikeroyok oleh anak-anak dari Kampung Bale Gede hingga pingsan," terangnya

Pasca dikeroyok korban langsung dibawa oleh keluarganya ke RSUD Berkah Pandeglang. Namun, pihak RSUD Berkah Pandeglang merujuk ke RS lain yang lebih lengkap karena luka korban cukup serius.

"Pihak keluarga, akhirnya korban dibawa ke Rumah Sakit Bedah Benggala Kota Serang dan pada Minggu (17/4) sekira pukul 18.00 WIB korban dinyatakan meninggal dunia," ucapnya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian dalam hal ini, Polsek Mandalawangi terus melakukan koordinasi dengan Kepala Desa, para tokoh dan unsur Forkopimda Kecamatan Mandalawangi untuk mengantisipasi aksi balasan dengan menyiagakan personel di lokasi untuk memonitor situasi dan memastikan tidak terulang aksi perang sarung.

"Kepolisian turut berduka cita atas meninggalnya remaja di Mandalawangi yang diakibatkan oleh perilaku berandalan jalanan, kami akan fokus untuk segera dapat menangkap pelakunya dan memproses pidananya hingga putusan pengadilan," tegas Belny.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya