Berita

Deputi Duma Negara, Vyacheslav Nikonov/Net

Dunia

Anggota Parlemen Rusia: Invasi ke Ukraina adalah Perang Suci antara Kebaikan dan Kejahatan

SENIN, 18 APRIL 2022 | 11:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kecaman internasional tidak menghalagi dukungan Vyacheslav Nikonov, seorang Deputi Duma Negara Rusia atas agresi negaranya ke Ukraina.

Lewat wawancaranya pada progam televisi, anggota parlemen Rusia itu bahkan menggambarkan invasi negaranya ke Ukraina sebagai 'perang suci', dan menyatakan bahwa itu adalah perjuangan antara "baik dan jahat."

"Di dunia modern, kita adalah perwujudan kekuatan kebaikan. Ini adalah bentrokan metafisik antara kekuatan kebaikan dan kejahatan," kata Nikonov, menurut terjemahan yang dibagikan ke Twitter pada hari Minggu oleh Julia Davis, kolumnis untuk The Daily Beast.


"Ini benar-benar perang suci yang kami lakukan dan kami harus menang," tambah Nikonov.

Nikonov merupakan anggota parlemen dari partai Rusia Bersatu yang dominan, yang menguasai hampir tiga perempat Duma Negara - majelis rendah Majelis Federal negara itu. Ia bersama dengan sejumlah anggota parlemen dan pejabat Rusia lainnya, telah diberi sanksi oleh AS di tengah perang dengan Ukraina.

Pada hari Rabu, Nikonov bahkan mengklaim bahwa Rusia sedang memerangi "Reich Keempat" dengan invasinya ke Ukraina.

"Blok negara imperialis tidak akan lengkap sampai bertepatan dengan koalisi Hitler," kata deputi itu.

"Kita berbicara tentang Reich Keempat. Dan Reich Keempat seperti apa tanpa Finlandia? Bagaimana Anda memiliki Reich Keempat tanpa Norwegia? Bagaimana Anda memiliki Reich Keempat tanpa Jepang? Semuanya terbentuk kembali," ujarnya.

Rusia meluncurkan serangan skala penuh ke Ukraina pada 24 Februari. Putin dan para pemimpin Rusia lainnya telah mengklaim bahwa Rusia menyerang Ukraina dalam upaya untuk denazifikkasi negara itu dan menyingkirkan para pemimpin "neo-Nazi" dari kekuasaan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya