Berita

Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi dan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman Al Saud (MBS)/Net

Dunia

Presiden Yaman Diduga Mundur Usai Diancam Putra Mahkota Arab Saudi

SENIN, 18 APRIL 2022 | 10:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pengunduran diri Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi bulan lalu diduga dilakukan usai ia mendapatkan tekanan dari Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman Al Saud (MBS).

Menurut laporan The Wall Street Journal pada Minggu (17/4), MBS disebut telah menyerahkan dekrit tertulis kepada Hadi di sela-sela pembicaraan di Riyadh. Di dalamnya ditetapkan keputusan untuk pendelegasian kekuasaan ke dewan kepresidenan.

MBS mengatakan kepada Hadi bahwa para pemimpin Yaman lainnya telah sepakat bahwa sudah waktunya bagi ia melepaskan kekuasaan. Jika ia enggan mundur, Arab Saudi mengancam akan merilis bukti dugaan kegiatan korupsi yang dilakukannya.


Seorang pejabat Saudi mengungkap saat ini Hadi berada di bawah tahanan rumah de facto di Riyadh, dan komunikasinya telah dibatasi. Namun sejumlah pejabat membantah kabar tersebut.

Awal bulan ini, Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi mengundurkan diri setelah tujuh tahun perang di negara itu dan menyerahkan kekuasaannya kepada dewan presiden yang baru dibentuk, yang terdiri dari delapan pemimpin politik, termasuk Dewan Transisi Yaman Selatan separatis yang memerintah di selatan, tetapi tidak termasuk Houthi.

Pembentukan dewan diumumkan setelah konsultasi antar-Yaman di Riyadh, di mana kepemimpinan Saudi meminta dewan untuk memulai pembicaraan dengan Houthi untuk membangun perdamaian di Yaman.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya