Berita

Aksi protes anti-Pakistan di Provinsi Khost, Afghanistan/Net

Dunia

Korban Tewas Serangan Pakistan ke Afghanistan Bertambah 47 Orang

SENIN, 18 APRIL 2022 | 09:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jumlah korban tewas akibat serangan militer Pakistan ke dua provinsi di Afghanistan bertambah dan mencapai sedikitnya 47 orang.

Tiga pejabat mengonfirmasi jumlah korban tewas akibat serangan militer Pakistan yang menargetkan Provinsi Khost dan Kunar pada Sabtu (16/4).

"Empat puluh satu warga sipil, terutama wanita dan anak-anak, tewas dan 22 lainnya terluka dalam serangan udara oleh pasukan Pakistan di dekat Garis Durand di Provinsi Khost,” ujar Direktur Informasi dan Budaya di Khost, Shabir Ahmad Osmani.


Mengutip laporan AFP pada Minggu (17/4), enam orang juga meninggal di Provinsi Kunar.

Setelah serangan terjadi, TOLO News menyebut ratusan warga di Khost melakukan aksi protes, mengutuk Pakistan dan meneriakkan slogan-slogan anti-Pakistan.

Sejauh ini, militer Pakistan belum memberikan komentar terkait serangan udara militer yang diluncurkan ke Afghanistan.

Namun pada Minggu, Kementerian Luar Negeri Pakistan menyebut serangan di perbatasan telah meningkat dan mendorong Taliban untuk mengambil tindakan tegas.

Ketegangan antara Pakistan dan Afghanistan telah meningkat sejak Taliban merebut kekuasaan tahun lalu, dengan Islamabad mengklaim kelompok-kelompok bersenjata melakukan serangan rutin dari tanah Afghanistan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:14

KPK Hormati Putusan Hakim, Penyidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji Tetap Berlanjut

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:12

Naik Transjakarta Kini Bisa Bayar Tiket Pakai QRIS Tap BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:06

Marak OTT Kepala Daerah, Kemendagri Harus Bertindak

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:01

RDF Plant Rorotan Diaktifkan Usai Longsor TPST Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47

Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44

Lantik Pengurus DPW PPP Gorontalo, Mardiono Optimistis Menuju 2029

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:43

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:34

Emas Logam Mulia Naik Rp40 Ribu, Dekati Harga Rp3,1 Juta per Gram

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:29

Viral Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Desa Tiba di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya