Berita

Presiden Emmanuel Macron/Net

Dunia

Kecewa Prancis Tolak Penyebutan Genosida, Zelensky: Itu Sangat Menyakitkan Bagi Kami

SENIN, 18 APRIL 2022 | 06:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penolakan Presiden Prancis untuk menggunakan sebutan 'genosida' terhadap apa yang terjadi di Ukraina, telah mengganggu hati Volodymyr Zelensky.

Presiden Ukraina itu kemudian mengatakan bahwa Emmanuel Macron perlu diberi pemahaman terkait apa yang terjadi di negerinya yang sedang dilanda perang selama lebih dari enam  minggu itu. Ia pun mengungkapkan bahwa ia sengaja mengundangnya untuk melihat sendiri keadaan Ukraina terutama Bucha dan beberapa kota yang hancur lebur. Zelensky mengklaim memiliki banyak bukti yang menunjukkan bahwa Rusia telah melakukan genosida di Ukraina.

Macron, yang saat ini berada dalam panasnya kampanye pemilihan, dengan pemungutan suara putaran kedua melawan politisi sayap kanan Marine Le Pen, mengutarakan pendapatnya bahwa ia tidak setuju penyebutan 'genosida' terhadap situasi di Bucha maupun di wilayah lain di Ukraina.


“Itu sangat menyakitkan bagi kami,” ujar Zelensky mengenai penolakan Macron, seperti dikutip dari CNN, Minggu (17/4).

Zelensky mengaku telah menghubungi Macron secara langsung dan menyampaikan undangannya untuk berkunjung.

“Saya baru saja mengatakan kepadanya bahwa saya ingin dia mengerti bahwa ini bukan sekedar perang, tetapi tidak lain adalah genosida. Saya mengundangnya untuk datang ketika dia memiliki kesempatan. Dia akan datang dan melihat, dan saya yakin dia akan mengerti,” ujar Macron.

"Kata 'genosida' memiliki arti dan perlu dicirikan secara hukum, bukan oleh politisi," tegasnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya