Berita

Situasi di Mariupol, Ukraina/Net

Dunia

Zelensky: Situasi di Mariupol Sangat Parah dan Tidak Manusiawi

MINGGU, 17 APRIL 2022 | 11:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sementara Rusia mengklaim sudah menguasai Mariupol, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut situasi di kota tersebut sangat parah dan tidak manusiawi.

Menurut Zelensky, para pejabat di Kyiv masih terus melakukan komunikasi dengan mereka yang masih bertahan di Mariupol setiap hari.

“Situasi di Mariupol sangat parah, tidak manusiawi. Inilah yang dilakukan Federasi Rusia, dan dengan sengaja terus menghancurkan kota-kota. Ini sengaja mencoba menghancurkan semua orang yang ada di Mariupol,” kata Zelensky.


Dikutip Al Jazeera, jika Mariupol jatuh, itu akan menjadi hadiah perang terbesar bagi Rusia sejauh ini. Mariupol sendiri adalah pelabuhan utama Donbas.

Untuk itu, Zelensky meminta sekutu untuk segera menyediakan senjata berat demi membantu Ukraina menyelamatkan kota tersebut dari Rusia.

“Meskipun kami telah mendengar banyak niat dari mereka yang ingin membantu dan yang benar-benar memiliki gengsi internasional, belum ada yang terwujud," ucapnya.

Ia juga menyebut telah berbicara dengan para pemimpin Swedia dan Inggris pada Sabtu (16/4) untuk membantu mereka yang membela Mariupol dan puluhan ribu warga sipil yang terperangkap di dalam kota yang terkepung.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya