Berita

Pasukan pro-Rusia di Mariupol, Ukraina pada 15 April 2022/Reuters

Dunia

Rusia Desak Sisa Pasukan Ukraina di Mariupol untuk Kibarkan Bendera Putih Jika Ingin Hidup

MINGGU, 17 APRIL 2022 | 10:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia telah mengeluarkan tenggat waktu kepada pasukan Ukraina yang masih bertempur di Mariupol untuk menyerahkan diri hingga Minggu (17/4) pukul 6 pagi waktu setempat.

Peringatan tersebut disampaikan Kementerian Pertahanan Rusia setelah mereka mengklaim pasukannya telah membersihkan Mariupol dari tentara Ukraina.

Sejauh ini klaim tersebut belum bisa dikonfirmasi. Tetapi jika benar, maka Mariupol menjadi kota besar pertama yang jatuh ke tangan pasukan Rusia sejak mereka memulai invasi pada 24 Februari lalu.


Meski telah membersihkan Mariupol, Kemhan Rusia menyebut masih ada beberapa pejuang Ukraina yang tersisa di kota tersebut dan diblokade di pabrik baja Azovstal.

"Dengan mempertimbangkan situasi bencana yang telah berkembang di pabrik metalurgi Azovstal, serta dipandu oleh prinsip-prinsip yang murni manusiawi, Angkatan Bersenjata Rusia menawarkan para militan batalyon nasionalis dan tentara bayaran asing mulai pukul 06.00 pada 17 April 2022, untuk menghentikan permusuhan dan meletakkan senjata mereka," kata Kemhan Rusia, seperti dikutip Al Jazeera.

Dikatakan, semua pasukan Ukraina yang menyerahkan diri akan diberikan jaminan untuk hidup.

Berdasarkan ketentuan kesepakatan yang diusulkan oleh Rusia pada Sabtu (16/4), para tentara Ukraina yang tersisa di pabrik Azovstal akan diberangkatkan antara pukul 6 pagi hingga 1 siang tanpa senjata atau amunisi.

Awal penyerahan akan ditandai dengan pengibaran bendera.

"Dari sisi Rusia, merah. Dari sisi Ukraina, putih. Di sekeliling seluruh Azovstal," kata Kemhan Rusia.

Sejauh ini belum ada respons dari pemerintah Ukraina. Sementara Presiden Volodymyr Zelensky menuding Rusia sengaja menghancurkan semua orang di Mariupol.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya