Berita

Prabowo Subianto dan Khofifah Indar Parawansa/Net

Politik

Simulasi PWS: Prabowo Subianto akan Menang Pilpres jika Berpasangan dengan Khofifah Indar Parawansa

JUMAT, 15 APRIL 2022 | 19:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Partai Gerindra yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto menjadi figur paling diunggulkan untuk maju dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Pada simulasi tiga nama capres potensial versi Lembaga survei Political Weather Station (PWS), Prabowo Subianto unggul di atas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Sebanyak 39,5 persne responden mengaku akan memilih Prabowo, sementara Ganjar dipilih oleh 25,7 persen responden dan Anies di angka 23,9 persen," ujar peneliti PWS Mohammad Tidzi AM dalam pemaparan hasil survei secara daring, Jumat (14/4).


Dikatakan Tidzi, dari responden masih menyisakan 10,9 persen yang mengaku belum punya pilihan.

Soal peluang menang dalam simulasi pasangan, kata Tidzi, PWS menyiapkan dua simulasi pada tiga capres unggulan itu.

Simulasi pertama, kata dia, Prabowo dipasangkan dengan Ketua DPR RI Puan Maharani yang akan unggul 30,9 persen di atas Ganjar dan Menteri BUMN Erick Thohir (29,1 persen) serta Anies dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 26,5 persen. Sementara, belum memilih 13,5 persen.

"Pada simulasi kedua, Prabowo dipasangkan dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (40,4 persen) mengungguli Ganjar-Puan (26,2 Persen) dan Anies-AHY (22,6 persen) serta responden belum memilih 10,8 persen," pungkasnya.

Survei dilakukan pada medio 1-11 April 2022 di 34 provinsi di seluruh Indonesia dengan melibatkan 1.225 responden yang diwawancara tatap muka melalui media kuisioner.

Adapun metode yang dipakai multistage random sampling. Batas kesalahan atau margin of error yang dipakai plus minus 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya