Berita

Jurubicara Gedung Putih, Jen Psaki/Net

Dunia

Bantah Keikutsertaan Jepang, AS: AUKUS Tak Akan Jadi JAUKUS

KAMIS, 14 APRIL 2022 | 11:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kabar yang menyebutkan Jepang akan bergabung dengan pakta pertahanan Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Australia (AUKUS) telah dibantah oleh Washington dan Tokyo.

Berbicara dalam konferensi pers pada Rabu (13/4), jurubicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan informasi tersebut tidak akurat.

"AUKUS tidak akan menjadi JAUKUS dalam waktu dekat. Fokus kami adalah menyelesaikan program kerja trilateral untuk berbagai kemampuan militer canggih yang menyelaraskan prioritas kami dan memperkuat kekuatan kolektif kami," ujarnya, seperti dikutip Reuters.


Sementara itu, Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Hirokazu Matsuno mengatakan Tokyo tidak diminta untuk berpartisipasi dalam AUKUS.

Kabar mengenai keikutsertaan Jepang dalam AUKUS muncul dari laporan surat kabar Jepang, Sankei Shimbun pada Selasa (12/4).

Mengutip beberapa pejabat, dikatakan bahwa AS, Inggris dan Australia telah meminta partisipasi Jepang dalam AUKUS, termasuk kerja sama dalam senjata hipersonik dan kemampuan peperangan elektronik.

AUKUS dibentuk pada September lalu oleh AS, Inggris, dan Australia sebagai counter terhadap China di Indo-Pasifik. Ketiga negara telah mengumumkan rencana untuk bersama-sama mengembangkan kemampuan kecerdasan buatan baru dan senjata jarak jauh, termasuk rudal hipersonik. Sementara AS dan Inggris akan berbagi teknologi untuk membantu Australia membangun armada kapal selam bertenaga nuklir.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya