Berita

Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne/Net

Dunia

Australia Bombardir 14 BUMN Rusia dengan Sanksi

KAMIS, 14 APRIL 2022 | 11:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebanyak 14 perusahaan milik negara Rusia menjadi sasaran sanksi terbaru Australia terhadap Moskow sebagai tanggapan atas invasi ke Ukraina.

Dalam sebuah pernyataan pada Kamis (14/4), Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne mengatakan di antara 14 perusahaan tersebut, entitas terkait pertahanan seperti pembuat truk Kamaz, dan perusahaan pelayaran SEVMASH dan United Shipbuilding Corp menjadi sasaran sanksi.

Sanksi juga akan diperluas ke perusahaan elektronik Ruselectronics, yang bertanggung jawab atas produksi sekitar 80 persen dari semua komponen elektronik Rusia dan Kereta Api Rusia.


Dengan pengumuman ini, maka Australia telah memberikan sanksi pada total 600 individu dan entitas Rusia. Sebagian besar sektor perbankan Rusia dan semua organisasi yang bertanggung jawab atas utang negara.

Di samping itu, Australia juga telah memasok peralatan pertahanan dan kemanusiaan ke Ukraina. Sementara melarang ekspor bijih alumina dan aluminium, termasuk bauksit, ke Rusia.

Rusia mengatakan pihaknya meluncurkan "operasi militer khusus" di Ukraina dan menyalahkan Ukraina atas kematian warga sipil dan menuduh Kyiv merendahkan angkatan bersenjata Rusia.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya