Berita

Pengangkatan Perdana Menteri baru Pakistan, Shehbaz Sharif/Reuters

Dunia

Ingin Perbaiki Hubungan, AS Beri Sambutan Hangat Kepada PM Baru Pakistan

KAMIS, 14 APRIL 2022 | 08:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) memberikan ucapan selamat dan menyambut Perdana Menteri baru Pakistan, Shehbaz Sharif, sembari berharap kedua negara dapat meningkatkan hubungan.

Sambutan AS itu diwakili oleh Menteri Luar Negeri Antony Blinken pada Rabu (13/4), berselang dua hari setelah pemilihan Shehbaz Sharif di parlemen pada Senin (12/4).

Pemilihan tersebut menyusul penggulingan Imran Khan sebagai perdana menteri melalui mosi tidak percaya.


Khan yang dikenal dengan sikap anti-AS telah menuding Washington menjadi dalang dalam penggulingannya. Meski hal itu telah ditolak mentah-mentah oleh AS.

Pemerintahan baru di Pakistan sendiri tampaknya menjadi kesempatan bagi AS untuk memperbaiki hubungan. Hal itu juga yang ditunjukkan oleh Blinken.

"Amerika Serikat mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri Pakistan yang baru terpilih Shehbaz Sharif dan kami berharap dapat melanjutkan kerja sama lama kami," kata Blinken, seperti dikutip Reuters.

Blinken mengatakan, Pakistan telah menjadi mitra penting dalam berbagai kepentingan bersama AS selama hampir 75 tahun.

"Amerika Serikat memandang Pakistan yang kuat, makmur, dan demokratis sebagai hal yang esensial bagi kepentingan kedua negara kami," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya