Berita

Presiden terpilih Korea Selatan, Yoon Suk-yeol/Net

Dunia

Presiden Terpilih Korsel Bantah Minta Diundang Jepang ke KTT Quad

KAMIS, 14 APRIL 2022 | 08:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

RMOL. Presiden terpilih Korea Selatan, Yoon Suk-yeol tidak membenarkan laporan yang menyebut pihaknya meminta diundang pemerintah Jepang untuk menghadiri pertemuan puncak Quad.

Bantahan disampaikan ketika jurubicara kantor presiden terpilih, Bae Hyun-jin melakukan konferensi pers pada Kamis (14/4) waktu setempat, seperti dikutip Reuters.

"Kami telah memeriksa sekitar laporan itu tetapi itu tidak benar dan sesuatu yang tidak didiskusikan dengan kami," kata Bae.


Kabar Yoon berusaha mendapatkan kursi di pertemuan Quad antara Amerika Serikat (AS), Jepang, Australia, dan India itu muncul dari laporan media Jepang, Nikkei Asia.

Mengutip pejabat tinggi yang tidak disebutkan namanya, pihak Yoon secara informal telah melakukan pendekatan agar bisa menghadiri KTT Quad sebagai observer atau pengamat.

Meski begitu, ketika ditanya terkait kemungkinan pertemuan puncak dengan Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, Bae menyebut Yoon menyambut hal tersebut.

Yoon akan menjabat sebagai presiden Korea Selatan pada 10 Mei, menggantikan Moon Jae-in yang telah habis masa jabatannya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya