Berita

Aksi BEM SI saat melakukan aksi di depan Gedung DPR RI menolak Pemilu ditunda/RMOL

Politik

LP3ES: Selamat, Gerakan Mahasiswa Berhasil Gagalkan Akal-akalan Penguasa Perpanjang Jabatan

RABU, 13 APRIL 2022 | 21:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gerakan mahasiswa Indonesia dewasa ini tengah menghadapi situasi manipulasi opini publik yang membanjiri media sosial dengan volume dahsyat. Sialnya, opini itu agaknya digerakkan oleh mesin-mesin cybertroop dengan pembiayaan besar dan sangat terorganisir.

Namun begitu, mengenai wacana penundaan Pemilu 2024 akhirnya berhasil digagalkan dengan adanya gerakan aksi mahasiswa yang cukup massif.

Begitu disampaikan Direktur Pusat Studi dan Media dan Demokrasi LP3ES, Wijayanto dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (13/4).


"Gerakan mahasiswa saat ini juga membawa makna tersendiri karena wacana perpanjangan jabatan presiden dan penundaan Pemilu menjadi gagal setelah adanya aksi gerakan mahasiswa masif yang menentang segala wacana buruk tersebut," kata Wijayanto. 

Sebab pada akhirnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa Pemilu 2024 akan dilaksanakan sesuai jadwal yakni 14 Februari 2024.

"Untuk itu gerakan mahasiswa harus diberi selamat," katanya.

Selain itu, kata Wijayanto, gerakan mahasiswa yang terjadi sekarang adalah kabar baik bagi demokrasi di tengah kemunduran demokrasi yang terjadi.

"Dengan lakukan berkali kali aksi, itu adalah pendidikan politik real dan menjadi pengingat kepada kekuasaan agar tidak berpikir dapat melakukan apapun tanpa adanya kontrol sosial," pungkasnya. 

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya