Berita

Menko bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, dikhawatirkan akan bernasib seperti Ade Armando/Net

Politik

Jika Tak Diproses Hukum dan Segera Beberkan Big Data, Luhut Dikhawatirkan Bernasib Seperti Ade Armando

RABU, 13 APRIL 2022 | 17:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Aparat kepolisian seharusnya bisa segera memproses hukum Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, yang diduga telah membuat kegaduhan atas klaim big data terkait wacana penundaan Pemilu 2024. Jika tidak, ditakutkan publik marah dan Luhut bernasib sama seperti Ade Armando.

Begitu yang disampaikan oleh Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, menanggapi sikap Luhut yang enggan membeberkan big data ketika berhadapan langsung dengan mahasiswa Universitas Indonesia (UI).

"Luhut harus jujur soal big data 110 juta yang sengaja disebarkan itu. Karena itu sudah jelas-jelas hoax dan itu harus segera diproses hukum," tegas Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (13/4).


Karena, jika hal ini tak kunjung diproses hukum, Muslim mengaku khawatir publik akan marah.

Lebih jauh lagi, Muslim cemas Luhut akan bernasib sama seperti pegiat media sosial, Ade Armando, yang dianiaya saat hadir di acara demonstrasi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di DPR RI Senin kemarin (11/4).

"Jika dilindungi aparat karena pejabat dan punya pengaruh kuat di Istana, saya khawatir akan timbulkan kemarahan rakyat dan Luhut bisa bernasib seperti Ade Armando," pungkas Muslim.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Polri Usut Potensi Pidana Anjloknya IHSG, Diduga Kuat Akibat Saham Gorengan

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:12

Penyidik Kejagung Sita Dokumen dari Rumah Bekas Menhut Siti Nurbaya

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:07

Suplai MBG, Kopontren Al-Kautsar Patut Dicontoh

Jumat, 30 Januari 2026 | 22:01

Pengacara Yaqut Sebut Bos Maktour Travel Fuad Hasan Bohong Soal Terima Hadiah Kuota Haji

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:58

Dirut BEI Mundur Hanya Redam Tekanan Jangka Pendek

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:49

Kapolri Pimpin Sertijab Pati dan Kapolda, Cek Siapa Saja?

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:47

SPPG Tak Boleh Asal-asalan Siapkan Menu MBG saat Ramadan

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:30

Program Mangrove BNI Perkuat Lingkungan dan Ekonomi Pesisir Banyuwangi

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:26

Giliran Mirza Adityaswara Mundur dari OJK, Total 4 Komisioner Pamit Beruntun

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:19

Yaqut Bantah Kasih Jatah Kuota Haji Khusus Maktour Travel

Jumat, 30 Januari 2026 | 21:10

Selengkapnya