Berita

Versi SPIN Prabowo Subianto menang lawan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo/RMOL

Politik

Head to Head Versi SPIN: Prabowo Subianto Unggul Lawan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo

RABU, 13 APRIL 2022 | 17:30 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tiga nama figur calon presiden potensial catatkan tren elektabilitas positif dalam tiga periode survei yang dilakukan Lembaga Survei dan Poling Indonesia (Spin). Ketiganya, adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Direktur Spin Igor Dirgantara mengatakan, elektabilitas Prabowo Subianto pada survei terbaru per April 2022 unggul 26,5 persen atas dua rivalnya.

"Elektabilitas Prabowo tersebut tumbuh dari  23,2 persen pada Desember 2021 dan 24,5 persen pada Februari 2022," ujar Igor Dirgantara dalam keterangannya, Rabu (13/4).


Dikatakan Igor, elektabilitas positif juga dicatatkan Ganjar Prabowo di April 2022 sebesar 13,9 persen. Hal ini meningkat dari  13,1 persen pada Desember 2021 dan 13,6 persen pada Februari 2022.

Sementara, elektabilitas Anies Baswedan sedikit lebih dinamis. Pada Desember 2021 tercatat elektabilitas Anies 13,1 persen. Kemudian turun pada Februari 2022 menjadi 12,8 persen dan kembali naik ke angka 17,2 persen pada April 2022.

Jika dilihat secara head to head, kata Igor, Prabowo unggul melawan Anies dan Ganjar. Sementara, Anies unggul di atas Ganjar.

"Prabowo menang 52,8 persen lawan Ganjar di angka 38,5 persen. Begitu pun melawan Anies Baswedan, Prabowo catatkan 53,4 persen melawan 38,1 persen," terangnya.

"Sementara, Anies Baswedan unggul 43,9 persen jika dihadapkan melawan Ganjar Pranowo yang catatkan 41,1 persen," demikian Igor.

Survei Spin dilakukan pada tanggal 28 Maret sampai 7 April 2022 dengan total jumlah responden 1.230, berusia minimal 17 tahun yang tersebar di 34 provinsi.

Survei dilakukan dengan memakai metode multistage random sampling tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sebesar ± 2,8 persen.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya