Berita

Kunjungan Menteri Pembangunan Internasional dan Pasifik Australia Zed Seselja dan rombongan ke Honiara, Kepulauan Solomon/Net

Dunia

Australia Janjikan Rp 1,7 Triliun Ketika Bujuk Kepulauan Solomon Tak Teken Pakta Keamanan dengan China

RABU, 13 APRIL 2022 | 16:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Australia mendesak Kepulauan Solomon untuk tidak menendatangani perjanjian keamanan dengan China yang selama ini membuat khawatir Canberra.

Permintaan Australia disampaikan oleh Menteri Pembangunan Internasional dan Pasifik Zed Seselja ketika bertemu Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Manasseh Sogavare dan menteri lainnya di Honiara pada Rabu (13/4).

"Kami telah meminta Kepulauan Solomon dengan hormat mempertimbangkan untuk tidak menandatangani perjanjian dan berkonsultasi dengan keluarga Pasifik dalam semangat keterbukaan dan transparansi regional, konsisten dengan kerangka keamanan kawasan," ujarnya, seperti dikutip Reuters.


Pejabat dari China dan Kepulauan Solomon telah menandatangani beberapa kerjasama, tetapi belum menandatangani pakta keamanan yang dikritik Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat (AS) dan beberapa pulau tetangga Pasifik karena dinilai dapat merusak stabilitas regional.

Australia sendiri merupakan mitra pembangunan utama Kepulauan Solomon. Seselja mengatakan, Australia berkomitmen mengalokasikan 160 juta dolar AUS atau setara dengan Rp 1,7 triliun untuk pembangunan Kepulauan Solomon.

Menurut Seselja, Sogavare menegaskan komitmennya bahwa Kepulauan Solomon tidak akan pernah digunakan sebagai pangkalan militer bagi kekuatan asing.

Dalam sebuah pernyataan pada Rabu, pemerintah Kepulauan Solomon mengatakan tidak ada senjata China yang masuk ke negara itu selain pengiriman senjata replika yang digunakan oleh petugas pelatihan polisi China.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:14

KPK Hormati Putusan Hakim, Penyidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji Tetap Berlanjut

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:12

Naik Transjakarta Kini Bisa Bayar Tiket Pakai QRIS Tap BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:06

Marak OTT Kepala Daerah, Kemendagri Harus Bertindak

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:01

RDF Plant Rorotan Diaktifkan Usai Longsor TPST Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47

Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44

Lantik Pengurus DPW PPP Gorontalo, Mardiono Optimistis Menuju 2029

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:43

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:34

Emas Logam Mulia Naik Rp40 Ribu, Dekati Harga Rp3,1 Juta per Gram

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:29

Viral Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Desa Tiba di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya