Berita

Binda Riau lakukan vaksinasi booster untuk Napi di Rutan Kelas IIB Siak/RMOL

Politik

Bersama Kanwil Kemenkumham, Binda Riau Berikan Vaksinasi Booster untuk WBP Rutan Siak

RABU, 13 APRIL 2022 | 13:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Akselerasi vaksinasi Covid-19 yang digelar Badan Intelijen Negara (BIN) tidak hanya menyasar orang-orang di lingkungan sosial terbuka. Tetapi, percepatan vaksinasi itu juga dilakukan untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan itu salah satunya dilakukan BIN Daerah Riau, dengan menggelar vaksinasi booster untuk narapidana di aula Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Siak.

Dikatakan Kepala Binda Riau Brigjen TNI Amino Setya Budi, langkah mitigasi dengan vaksinasi ini dilakukan guna mencegah lembaga pemasyarakatan (Lapas) menjadi kluster penyebaran Covid-19.


"Kami bersama Kanwil Kemenkumham Riau menggelar vaksinasi untuk WBP dan petugas Lapas, agar kekebalan komunal di lingkungan Lapas meningkat dalam melawan Covid-19," ujar Amino dalam keterangannya, Rabu (13/4).

Jenderal bintang satu ini menyampaikan, program yang digencarkan jajarannya bertujuan agar vaksinasi dapat terdistribusi secara merata hingga ke area lembaga pemasyarakatan sekalipun. Dengan begitu, capaian vaksinasi Binda Riau dapat memenuhi target.

"Vaksinasi yang kita galakkan di lapas bertujuan agar semua lapisan masyarakat termasuk WBP mendapat hak yang sama dalam program ini. Sehingga, vaksinasi juga dapat mencakup hingga ke semua lapisan masyarakat," terangnya.

Dia berharap, vaksinasi yang digencarkan jajarannya dapat terus menjaga positivity rate Covid-19 di bawah 5 persen, sebagaimana standar aman WHO.

"Saya ingin dengan adanya program ini, rasio kasus positif di wilayah Riau tidak mengalami peningkatan, sehingga kita bisa terus dorong pandemi ini berakhir atau paling tidak bertransisi menuju endemi," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya