Berita

Pentagon/Net

Dunia

Demi Penuhi Permintaan Ukraina, Pentagon Kumpulkan Delapan Bos Produsen Senjata AS

RABU, 13 APRIL 2022 | 13:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumpulkan delapan produsen senjata utamanya untuk membahas kapasitas industri pertahanan demi memenuhi kebutuhan senjata Ukraina di tengah perang dengan Rusia.

Pentagon dilaporkan akan menjamu para bos raksasa industri pertahanan AS itu pada Rabu (13/4), dengan Wakil Menteri Pertahanan Kathleen Hicks diperkirakan akan hadir.

Mereka yang diundang termasuk Raytheon Technologies, Lockheed Martin Corp, Boeing Co, Northrop Grumman, General Dynamics, dan L3Harris Technologies.


Mengutip Reuters, pertemuan dilakukan seiring dengan melonjaknya permintaan senjata dari Ukraina setelah Rusia meluncurkan invasinya pada 24 Februari lalu.

Pentagon mengatakan bahwa senjata yang paling berguna adalah sistem yang lebih kecil seperti rudal anti-tank Javelin dan rudal anti-pesawat Stinger, yang dikirim Washington dan sekutunya ke Ukraina hampir setiap hari.

Pekan lalu, Gedung Putih mengatakan mereka telah memberikan lebih dari 1,7 miliar dolar AS bantuan keamanan ke Ukraina sejak invasi, termasuk lebih dari 5.000 Javelin dan lebih dari 1.400 Stinger.

Administrasi Kerjasama Keamanan Pertahanan Pentagon mengadakan pertemuan mingguan dengan Tim Manajemen Krisis Eropa untuk meninjau permintaan khusus terkait dengan Ukraina.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:14

KPK Hormati Putusan Hakim, Penyidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji Tetap Berlanjut

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:12

Naik Transjakarta Kini Bisa Bayar Tiket Pakai QRIS Tap BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:06

Marak OTT Kepala Daerah, Kemendagri Harus Bertindak

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:01

RDF Plant Rorotan Diaktifkan Usai Longsor TPST Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47

Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44

Lantik Pengurus DPW PPP Gorontalo, Mardiono Optimistis Menuju 2029

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:43

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:34

Emas Logam Mulia Naik Rp40 Ribu, Dekati Harga Rp3,1 Juta per Gram

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:29

Viral Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Desa Tiba di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya