Berita

Kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln/Net

Dunia

AS Kirim Rombongan Kapal Induk USS Abraham Lincoln ke Semenanjung Korea

RABU, 13 APRIL 2022 | 10:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) telah mengirim kelompok penyerang Angkatan Lautnya yang dipimpin oleh kapal induk USS Abraham Lincoln ke perairan lepas di Semenanjung Korea pada Selasa (12/4).

Pengerahan kapal tersebut terjad di tengah ketegangan yang meningkat di Korea Utara dan peralihan kekuasaan di Korea Selatan.

“Kelompok Serangan Kapal Induk Abraham Lincoln sedang melakukan operasi bilateral dengan Pasukan Bela Diri Maritim Jepang di Laut Jepang,” ujar jurubicara Armada Ketujuh AS, Komandan Hayley Sims.


Sims mengatakan kapal induk sedang melakukan "operasi bilateral rutin" untuk meyakinkan sekutu dan mitra tentang komitmen AS untuk mempertahankan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

"Pelatihan kami meningkatkan kredibilitas pencegahan konvensional dengan menunjukkan kekuatan kemitraan bilateral kami," tambahnya.

Menurut Reuters, ini adalah pertama kalinya sejak 2017 sebuah kelompok kapal induk telah dikerahkan ke perairan antara Korea Selatan dan Jepang.

Pada 15 Maret lalu, USS Abraham Lincoln memimpin latihan militer di Laut Kuning, meluncurkan pesawat tempur siluman F-35, dan jet lainnya dalam apa yang militer AS katakan sebagai demonstrasi dalam menanggapi peningkatan kecepatan dan skala peluncuran rudal balistik Korea Utara.

Bulan lalu Korea Utara melakukan uji coba penuh rudal balistik antarbenua (ICBM) untuk pertama kalinya sejak 2017.

Sementara itu, penasihat presiden terpilih Korea Selatan meminta pemindahan aset strategis AS, seperti kapal induk, pembom nuklir, dan kapal selam, ke Semenanjung Korea selama pembicaraan yang diadakan dalam kunjungan ke Washington pekan lalu.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan kelompok kapal induk itu berada di perairan internasional.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya