Berita

Anggota Fraksi PKB di DPR RI Luqman Hakim/Net

Politik

Luruskan Kabar Miring Usai Dicopot dari Wakil Ketua Komisi II, Luqman Hakim: Tour of Duty Itu Hal Biasa

RABU, 13 APRIL 2022 | 03:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Anggota Fraksi PKB di DPR RI Luqman Hakim luruskan kabar miring soal pemindagan tugasnya dari Komisi II ke Komisi IX DPR RI.

Dalam pesan berantai yang beredar di media sosial WhatsApp, Luqman Hakim disebutkan dicopot dari posisi Wakil Ketua Komisi II dan dipindahtugaskan ke Komisi IX karena beda pandangan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar soal penundaan Pemilu Serentak 2024.

Kepada Kantor Berita Politik RMOL, Luqman Hakim mengatakan, bahwa pemindahan tugasnya itu berdasarkan surat Fraksi PKB yang dia terima Selasa (12/4).


"Satu surat berisi perpindahan Anggota Komisi, di mana saya dipindahkan dari Komisi II ke Komisi IX. Satu surat lainnya berisi pergantian Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari FPKB DPR RI, di mana saya digantikan oleh senior saya, sahabat Yanuar Prihatin," kata Luqman Hakim.

Dikatakan Luqman, pemindahan tugas atau tour of duty adalah hal lumrah dilakukan fraksi-fraksi di DPR RI. Sehingga, tidak seharusnya dijadikan satu masalah serius.

"Ini semata karena kebutuhan untuk makin meningkatkan kinerja mesin politik Fraksi PKB DPR RI dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Saya tidak melihat ada pertimbangan-pertimbangan lain di luar kebutuhan penyegaran organisasi," terangnya.

"Sekali lagi, tour of duty itu hal biasa, Bro," katanya lagi.

Sekretaris Gerakan Sosial dan Penanggulangan Bencana DPP PKB ini juga menyampaikan, di manapun dia ditugaskan, maka itu akan dilaksanakan dengan baik.

"Sebagai kader PKB, saya selalu siap ditugaskan dimana pun. Saya berterimakasih kepada Pimpinan Fraksi PKB DPR RI atas penugasan ini," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya