Berita

Anggota DPR RI Komisi IV, Suhardi Duka/RMOL

Politik

Soroti Penyaluran Dana BPDPKS, Suhardi Duka Usul Komisi IV DPR Bentuk Pansus Sawit

SELASA, 12 APRIL 2022 | 20:00 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Komisi IV DPR RI kembali menyoroti Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Sorotan itu muncul saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dirut BPDPKS) Eddy Abdurrachman di Ruang Rapat DPR RI, Selasa (12/04).

Anggota DPR RI Komisi IV, Suhardi Duka menyebutkan bahwa tujuan dari pembentukan BPDPKS yang didasari UU 39/2014. Dalam UU itu, BPDPKS bertujuan untuk pengembangan sumber daya manusia, penelitian, peremajaan dan pengembangan infrastruktur sarana dan prasarana. Terakhir, adalah promosi.

Hasil analisa Suhardi, tujuan  BPDKS tidak untuk mengurusi Biodiesel. Meski demikian, dalam Perpees 66/2018 baru memungkinkan bisa untuk kepentingan lainnya.


"Tapi sesungguhnya Perpres itu harus merujuk Undang Undang. Jadi jangan mengorbankan kepentingan dalam UU ini untuk kepentingan yang baru," demikian catatan Suhardi, Selasa (12/4).

Kepada Dirut BPDPKS, Pria yang juga Ketua DPD Partai Demokrat itu juga menanyakan tentang syarat mendapatkan alokasi dana dari BPDPKS untuk kepentingan biodiesel.

Ia mengaku tidak ingin syarat yang diberlakukan justru menyusahkan rakyat. Di sisi lain justru menguntungkan para pengusaha skala besar.

"Dan statusnya dana itu hibah, subsidi, pinjaman atau apa? Jangan sampai syarat-syarat untuk perkebunan rakyat saja yang susah, sementara untuk pengusaha besar untuk biodiesel ini mudah," ucapnya.

Suhardi juga mengkritisi syarat dan mekanisme penyaluran dana dari BPDKS. Sebab, dalam pandangannya tumpang tindih.

Ia mengungkapkan bahwa dalam alinea 5 ketidakadilan BPDPKS dalam penyaluran di sana pungutan sawit adalah Rp110,32 triliun diberikan kepada pengusaha atau konglomerat tanpa syarat. Sedangkan, hanya Rp6,8 triliun diberikan kepada petani dengan penuh persyaratan yang ketat.

Ia mengkritik keras sikap BPDPKS yang memberi subsidi justri pada korporasi besar.

"Negara yang sehat adalah orang kaya yang di pungut untuk subsidi rakyat atau petani," tegas Politisi asal Sulbar ini.

Kompleksnya masalah sawit, Suhardi berpendapat bahwa tidak cukup dengan Panja Sawit. Ia mengusulkan agar Komisi IV DPR segera membentuk Pansus dana Sawit.  

"Kesimpulan saya memang ini Panja Sawit banyak persoalannya. Kayaknya ini harus naik jadi Pansus ini pimpinan," harapnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya