Berita

Foto viral pernyataan Ade Armando soal Habib Rizieq Shihab/Net

Politik

Pernyataan Ade Armando Soal Azab Mubahalah Habib Rizieq Kembali Viral Usai Insiden Pemukulan saat Aksi di DPR

SELASA, 12 APRIL 2022 | 00:33 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Usai insiden pemukulan saat mengikuti aksi unjuk rasa bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Gedung DPR RI Jakarta, warganet mengkaitkan insiden tersebut dengan sumpah Ade Armando pada 2017 lalu.

Ade Armando yang merupakan pegiat media sosial mengalami luka-luka hingga nyaris ditelanjangi oleh sekelompok orang yang tidak diketahui identitasnya karena tidak mengenakan atribut universitas di depan gerbang Gedung DPR RI, Senin sore (11/4).

Usai insiden pemukulan itu, warganet di berbagai media sosial memposting sebuah gambar yang memperlihatkan sebuah foto Ade Armando dan isi pernyataan dari Ade Armando.


Pernyataan yang terdapat dalam gambar tersebut berbunyi "Ya Allah, bila Rizieq tidak mengirimkan chat mesum itu, azablah saya. Bila Rizieq benar mengirimkan chat mesum, azablah Rizieq".

Tak sedikit warganet yang mengkaitkan insiden pemukulan dengan azab atas mubahalah dengan Habib Rizieq Shihab (HRS).

Kantor Berita Politik RMOL pun mencoba menelusuri kebenaran statement Ade Armando tersebut. Dalam video yang diunggah di akun YouTube Cokro TV bertajuk "Sumpah Ahok dan Meninggalnya Lulung, Zulkarnain, Maheer dan Arifin I Logika Ade Armando" pada 15 Desember 2021 lalu, Ade mengakui pernah menyampaikan mubahalah yang saat ini kembali viral di media sosial.

"Begitu juga dalam konteks Rizieq Shihab. Melalui laman Facebook pada 10 Juni 2017, saya menulis bahwa saya bersumpah jika seseorang yang terlibat percakapan mesum dengan Firza Husein bukanlah Habib Rizieq, maka saya siap dilaknat," kata Ade Armando seperti dikutip, Senin malam (11/4).

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya