Berita

Festival keagamaan di India/AP

Dunia

Muslim-Hindu Bentrok Lagi, India Berlakukan Jam Malam di Gujarat

SENIN, 11 APRIL 2022 | 18:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kepolisian India telah memberlakukan jam malam di beberapa bagian kota Himmatnagar, negara bagian Gujarat, usai terjadi bentrokan antara umat Muslim dan Hindu pada Senin (12/4).

Bentrokan terjadi selama festival kelahiran Dewa Rama Hindu, inkarnasi fisik dewa Wisnu Hindu, di tiga negara, yaitu Gujarat, Madhya Pradesh, dan Jharkand pada Minggu (10/4).

Di Gujarat, setidaknya satu orang tewas dan sepuluh lainnya terluka, termasuk sembilan polisi. Sementara di Madhya Pradesh, lebih dari 35 orang terluka dalam bentrokan serupa.


"Kami telah menahan tujuh orang setelah bentrokan dan pengaturan keamanan yang ketat dilakukan untuk mencegah ketegangan lebih lanjut," kata pejabat polisi di kota Khambat di distrik Anand Gujarat, MJ Chaudhari.

Menurut laporan Reuters, sebagai tanggapan, otoritas di Gujarat telah memberlakukan jam malam dan melarang pertemuan lebih dari empat orang di bagian-bagian yang terkena dampak di Gujarat.

Pekan lalu polisi memberlakukan jam malam di negara bagian gurun Rajasthan setelah serangan serupa terhadap prosesi keagamaan.

Pada tahun 2002, Gujarat yang merupakan tempat kelahiran Perdana Menteri Narendra Modi dicekam oleh kekerasan komunal berskala besar yang mematikan selama sekitar satu bulan. Kelompok hak asasi mengatakan sekitar 2.000 orang, kebanyakan Muslim, tewas.

Modi adalah menteri utama Gujarat pada waktu itu dan bintang yang sedang naik daun di Partai nasionalis Hindu Bharatiya Janata Party (BJP).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya