Berita

Shingung portabel/Net

Dunia

Tolak Permintaan Rudal Ukraina, Korsel Tak Ingin Kirim Senjata Mematikan ke Zona Perang

SENIN, 11 APRIL 2022 | 15:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Korea Selatan menolak permintaan Ukraina untuk mengirim persenjataan anti-pesawat karena telah berkomitmen tidak menyediakan alutsista mematikan bagi negara yang dilanda perang.

Penolakan itu diungkap oleh salah seorang pejabat Kementerian Pertahanan Korea Selatan kepada This Week in Asia pada Senin (11/4).

Ia mengatakan, permintaan itu dibuat oleh Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov ketika melakukan panggilan telepon dengan Menteri Pertahanan Korea Selatan Suh Wook pada Jumat (8/4).


“Menteri pertahanan Ukraina meminta senjata untuk pertahanan udara, dan Menteri Suh dengan sopan mengulangi sikap prinsip pemerintah Korea Selatan bahwa bantuannya terbatas pada bahan yang tidak mematikan,” ujarnya.

Mengutip pejabat Kementerian Pertahanan lainnya, surat kabar Chosun, Reznikov ingin Korea Selatan memasok rudal permukaan-ke-udara “Shingung”, yang dipasarkan secara internasional dengan nama “Chiron”.

Rudal Shingung telah terbukti sangat efisien dalam menghancurkan target yang terbang rendah seperti helikopter atau pesawat bersayap tetap.

Korea Selatan sendiri telah memberikan bantuan senilai 1 miliar won kepada Ukraina untuk memenuhi pasokan militer tidak mematikan, termasuk helm antipeluru, selimut, dan barang-barang medis.

Selain itu, Menteri Luar Negeri Korea Selatan Chung Eui-yong Kamis (7/4) mengatakan, Seoul berencana untuk memberi Ukraina bantuan kemanusiaan tambahan senilai 30 juta dolar AS.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberikan pidato virtual kepada parlemen Korea Selatan pada Senin, di mana ia kemungkinan akan mengulangi seruannya untuk lebih banyak senjata dan persediaan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya