Berita

Korlantas) Polri, Irjen Firman Shantyabudi usai gelar Rakor dengan Kemenhub di Gedung NTMC Polri/RMOL

Presisi

Dari 85 Juta Pemudik Tahun Ini, Kakorlantas Prediksi 47 Persennya akan Gunakan Jalur Darat

MINGGU, 10 APRIL 2022 | 18:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah telah mengizinkan masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik pada hari raya Idul Fitri tahun ini. Bahkan, Presiden Joko Widodo memprediksi jumlah pemudik yang akan melakukan perjalanan akan mencapai 85 juta orang.

Sehubungan dengan itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Irjen Firman Shantyabudi memprediksi 47 persen dari perkiraan masyarakat yang mudik, akan menggunakan transportasi darat.

Hal itu disampaikan Irjen Firman Shantyabudi usai menggelar rapat koordinasi dengan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dan pihak-pihak terkait di Gedung NTMC Polri, Jakarta Selatan, Minggu (10/4).


“Informasi yang kami dapatkan adalah kita akan melayani 85 juta masyarakat yang akan mudik, tentunya angka ini bukan angka kecil dan ini bisa berhasil jika kita semua, masyarakat dan petugas bisa saling mengkomunikasikan hal-hal yang dapat dikerjakan sehingga semua bisa terlayani dengan baik,” ujar Firman.

Irjen Firman mengatakan, pengaturan arus lalu lintas di jalur darat, tengah dipersiapkan dengan maksimal. Hal itu agar semua masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik bisa terlayani.

"Kami yang ada tugas di jalan tentunya perlu mengatur sedemikian rupa, siapa yang keluar sementara, siapa yang jangan keluar dulu. Ini gunanya untuk semua terlayani," kata Firman.

"Jadi tidak ada kami petugas di lapangan datang untuk menghambat apapun. Perintahnya sudah jelas. Semua cuti dengan baik, semua cuti dengan gembira, perjalanan dengan aman," sambungnya.

Lebih lanjut, Firman bakal merilis pengumuman resmi soal teknis mudik lebaran 2022 pada Senin (11/4). Pengumuman tersebut bakal memudahkan masyarakat yang hendak mudik. Contohnya seperti kapan waktu sebaiknya berangkat mudik, istirahat, dan informasi lain yang diperlukan masyarakat.

"Harapan kami, masyarakat bisa melihat. Masyarakat bukan objek tapi mereka juga menjadi peserta yang menentukan, membantu proses kelancaraan pada saat mudik ini. Jadi cara-cara bertindak, informasi, akan kita sampaikan kepada masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya mengapresiasi Kakorlantas Firman dan beberapa instansi terkait dalam persiapan mudik tahun ini.

Lebih lanjut, Menhub Budi juga memberikan diskresi kepada Kakorlantas Irjen Firman. Sehingga, Irjen Firman bisa menetapkan sejumlah hal dalam pelaksanaan mudik.

"Bahkan dari Korlantas, Dirlantas, BPJT juga Jasa Marga melakukan simulasi berapa ratio kalau skenario ini dijalankan. Oleh karenanya, Kementerian Perhubungan memberikan diskresi kepada Kakorlantas untuk menetapkan bila dilakukan satu arah, ganjil genap, dan yang lain," demikian Budi.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya