Berita

Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI), Julius Ibrani/Repro

Politik

Diungkapkan PHBI, Setelah Haris Azhar dan Fatia Tersangka Kasus Jalan di Tempat

MINGGU, 10 APRIL 2022 | 17:58 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama baik yang menjerat aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti disebut jalan di tempat.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI), Julius Ibrani di acara Forum Diskusi Salemba 80 bertajuk "Kasus Fatia Maulidiyanti Haris Azhar: Kebebasan Intelektual Terancam?" yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) secara langsung melalui virtual, Minggu sore (10/4).

Julius mengatakan, paska pemeriksaan sebagai tersangka, Haris dan Fatia dimintakan bukti-bukti, saksi-saksi, dan ahli-ahli yang ingin diajukan oleh keduanya.

"Saya pikir harusnya ini ada di depan, karena yang diperiksa adalah Haris Azhar dan Fatia, harusnya perspektif Haris Azhar dan Fatia yang dikedepankan diklarifikasi ulang," ujar Julius seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu sore (10/4).

"Saya pikir harusnya ini ada di depan, karena yang diperiksa adalah Haris Azhar dan Fatia, harusnya perspektif Haris Azhar dan Fatia yang dikedepankan diklarifikasi ulang," ujar Julius seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu sore (10/4).

Namun demikian kata Julius, para saksi ahli yang dihadirkan oleh tersangka dianggap hanya bersifat formalitas. Karena pertanyaan yang diajukan juga sama dengan pertanyaan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Haris dan Fatia.

"Dalam arti, karena pertanyaan-pertanyaan ini bersifat mengulang, yang sudah juga dijawab oleh Fatia dan Haris Azhar, artinya tidak akan mengubah baik itu prosedural ataupun substansi bahwa Haris Azhar dan Fatia sudah dijadikan tersangka. Jadi kita tidak bergerak atau berubah dalam posisi itu," kata Julius.

Bahkan kata Julius, dokumen dan saksi yang diajukan oleh tim penyidik tidak mengarah kepada pemenuhan dari SKB 3 Menteri.

"Jadi kami melihat bahwa updatenya ini berhenti pada titik penetapan tersangka. Sisanya hanya formalitas untuk melengkapi berkas seolah-olah ada dua perspektif baik dari terlapor ataupun pelapor," terang Julius.

Selain itu, Julius mengaku sudah menghubungi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta untuk mengetahui perkembangan terbaru kasus yang dilaporkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan sebagai pihak pelapor.

Julius mengatakan bahwa Kajati Jakarta mengatakan pihaknya belum menerima satupun berkas yang dikirimkan oleh Polda Metro Jaya terkait perkara Haris Azhar dan fatia.

"Baik itu resume perkara ataupun berkas lengkap yang menjadi dasar penetapan tersangka kepada saudara Haris Azhar maupun Fatia Maulidiyanti," pungkas Julius.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya