Berita

Vaksinasi yang dilakukan Binda Banten/Net

Nusantara

Sasar Kawasan Urban, Binda Banten Tingkatkan Dosis Vaksinasi Jadi 5 Ribu Dosis Sehari

MINGGU, 10 APRIL 2022 | 13:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Antusiasme warga Banten untuk mendapatkan vaksinasi meningkat seiring kebijakan pemerintah yang mempersilahkan masyarakat untuk mudik ke kampung halaman pada Idul Fitri tahun ini. Syaratnya, mudik dilakukan bagi masyarakat yang sudah mendapatkan dosis vaksin lengkap sampai booster.

Untuk memfasilitasi tingginya permintaan vaksinasi dari masyarakat, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Banten memutuskan untuk menaikkan target vaksinasi harian menjadi 5 ribu dosis.

"Hari ini kami melaksanakan vaksinasi di empat titik dan berhasil melayani 5 ribu warga. Masyarakat Banten semakin menyadari pentingnya melengkapi pertahanan tubuh dengan vaksinasi, dan ini tentu karena didorong juga dengan adanya persyaratan vaksin untuk mereka yang ingin mudik,” ujar Kepala Binda Banten, Brigjen Pol Hilman dalam keterangannya, Minggu (10/4).


Dikatakan Hilman, masyarakat peserta vaksinasi berasal dari semua kelompok usia, mulai anak usia 6 hingga 11 tahun hingga lansia, serta untuk semua dosis, baik pertama, kedua, hingga dosis booster

Empat titik pelayanan vaksinasi itu adalah Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang hingga Kota Tangerang. Kata dia, empat wilayah tersebut memang dikenal sebagai kawasan urban, tempat tinggal masyarakat yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Hilman bertekad memberikan pelayanan sebaik-baiknya agar mereka yang berniat bepergian atau mudik saat lebaran nanti bisa dengan mudah mendapatkan vaksinasi sebagai persyaratan perjalanan.

"Kita gencarkan vaksinasi selama Ramadhan hingga lebaran nanti dengan kombinasi gerai-gerai di tempat-tempat umum serta dengan tim mobile. Jam kegiatan juga kita sesuaikan dengan suasana Ramadhan, kita layani sejak sore hingga malam hari," terangnya.

Masih kata Hilman, vaksinasu merupakan salah satu upaya mitigasi terpenting pengendalian pandemi. Selain harus merata dan angka capaiannya tinggi, vaksinasi juga perlu didorong hingga ke dosis lanjutan, yaitu booster.

"Saya berharap, masyarakat yang belum divaksin atau baru vaksin sekali, dua kali, agar menyadari bahwa kesehatan itu segalanya. Lebih baik mencegah daripada mengobati," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya