Berita

Deklarasi dukungan Sedulur Sandi Uno Magelang/Ist

Politik

Milenial di Magelang Yakin Lapangan Kerja Terbuka Luas jika Sandiaga Uno jadi Presiden 2024

MINGGU, 10 APRIL 2022 | 03:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peluang kebangkitan ekonomi nasional menjadi salah satu latar belakang ratusan orang yang tergabung dalam relawan Sedulur Sandi Uno Magelang mendeklarasikan dukungan untuk Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menjadi Presiden 2024.

Deklarasi yang dimotori kelompok milenial, petani, hingga pelaku UMKM ini, digelar di Desa Bahasa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Salah satu deklarator Sedulur Sandi Uno, Bambang Edi Kuncoro mengatakan, Indonesia di masa depan butuh pemimpin visioner untuk membangkitkan ekonomi nasional.


"Kami membutuhkan seorang pemimpin yang visioner yang benar-benar mampu mengatasi atau memberi solusi khususnya ekonomi dan lapangan kerja. Kami menganggap sosok yang pantas adalah Pak Sandiaga Uno," kata Bambang dalam keterangannya, Sabtu (9/4).

Selain itu, Bambang menambahkan, Sandiaga Uno adalah solusi bagi bangsa Indonesia. Hal itu terlihat dari rekam jejak Sandiaga sebagai seorang pengusaha yang kini dipercaya menjadi anggota kabinet.

"Beliau bisa mempertanggungjawabkan posisinya sebagai Menparekraf dan dapat membangun kembali industri pariwisata yang secara fokus membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya," jelasnya.

Sementara itu, mewakili suara milenial, Ceplon Sebastian menyakini, jika Sandiaga Uno terpilih di 2024, kaum milenial khususnya di wilayah Borobudur akan semakin berkembang dan sejahtera.

"Saya mempercayai bahwa ke depannya jika Pak Sandiaga terpilih menjadi presiden, kaum milenial yang ada di Borobudur akan semakin berkembang. Peluang lapangan pekerjaan akan sangat luas, dan kaum milenial akan sejahtera," pungkasnya.

Selain deklarasi, Sedulur Sandi Uno juga membagikan 150 paket sembako kepada peserta sebagai bentuk tali kasih di bulan Ramadhan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya