Berita

Presiden RI, Joko Widodo/Net

Politik

Bola Panas Penundaan Pemilu Ada di Tangan Jokowi

MINGGU, 10 APRIL 2022 | 01:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penyelesaian isu penundaan pemilu yang digulirkan oknum di dalam maupun di luar pemerintahan, pada akhirnya hanya bisa selesai di tangan Presiden Joko Widodo.

Begitu pendapat Direktur Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an, menanggapi pernyataan Jokowi yang melarang menteri-menterinya untuk berbicara soal wacana penundaan pemilu ataupun perpanjangan masa jabatan presiden.

Pasalnya, Ali belum melihat ketegasan yang nyata dari empat pernyataan Jokowi bakal menghentikan upaya menunda pemilu maupun perpanjangan masa jabatan presiden menjadi 3 periode.


Apalagi, pada Senin besok (11/4), akan ada gelombang protes dari mahasiswa yang turun ke jalan untuk menolak wacana penundaan pemilu. Termasuk menuntut perbaikan kebijakan ekonomi yang selama ini dikerjakan oleh jajaran kabinet Jokowi tapi tak dirasakan maksimal oleh masyarakat.

"Jadi kalau Jokowi tidak tegas nanti asumsi liar yang berkembang. Karena momentum tanggal 11 itu krusial menurut saya," ujar Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (9/4).

Seharusnya, menurut Ali, Jokowi sedari awal bersikap tegas di hadapan publik bahwa tidak akan ada penundaan pemilu, dan tidak akan membuka kesempatan bagi para pengagumnya untuk mendorong adanya periode ketiga.

"Sebenarnya polemik itu tidak akan bergulir sekencang ini jika (Jokowi) sudah tegas dari awal. Oleh karenanya bola ada di (tangan) presiden," demikian Ali.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Kopilot Malaysia Ngaku Diupah Rp220 Juta Selundupkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:20

Merdeka dalam Keserakahan: Ilusi Kemerdekaan di Usia 81 Tahun

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 00:02

Polda Metro Masih Selidiki Dugaan Pencabulan oleh Oknum Pendeta

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:52

Loyalis Anies Dicecar KPK soal Jual Beli Properti di Kasus TPPU Rita Widyasari

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:25

Begini Respons Deddy Sitorus Usai Dilaporkan KWP ke MKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 23:02

Warga Tuban Terdampak Debu Pabrik, Semen Indonesia Mangkir Dipanggil DPRD

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:11

Terjang Ombak, Dedikasi Mantri BRI Buka Jalan Akses Finansial Pulau Seram

Jumat, 31 Juli 2026 | 22:02

Bea Cukai Ciduk Kopilot Kurir Narkoba, Duit Negara Rp207,9 Miliar Selamat

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:41

Transformasi Danantara Dongkrak Pendapatan Telkom hingga Tembus Rp75,9 Triliun

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:22

Polda Metro Jaya Cokok 728 Tersangka Curanmor

Jumat, 31 Juli 2026 | 21:06

Selengkapnya