Berita

Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu/Net

Politik

PDIP Tolak Amandemen UUD 45, Masinton: Untuk Mencegah Kerakusan Elit Tua Berwatak Tiran

SABTU, 09 APRIL 2022 | 22:12 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sikap politik PDI Perjuangan menolak amandemen UUD 1945 untuk mencegah penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden kembali dipertegas oleh anggota DPR RI Masinton Pasaribu.

"Pemilu tetap jalan sesuai waktunya. Ini kan bagian dari demokrasi. Demokrasi itu mencegah kerakusan para elite tua yang berwatak tiran seperti Luhut itu," ujar Masinton dalam keterangan tertulis acara diskusi virtual Para Syndicate pada Sabtu (9/4).

Tak cukup sampai di situ, Masinton tanpa tedeng aling-aling menyebut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan sebagai pencoleng demokrasi dan bagian dari oligarki kapital.


Pasalnya, dalam beberapa kesempatan Luhut mengklaim wacana penundaan Pemilu Serentak 2024 mendapat dukungan dari mayoritas masyarakat pemilih beberapa partai politik (parpol). Sementara, beberapa lembaga survei menemukan respon penolakan yang cukup banyak dari masyarakat.

"Kita boleh saja berbeda dalam hal praktis di politik, tetapi menyangkut hal yang prinsipil dalam demokrasi kita mesti bersatu untuk melawannya," imbuhnya.

Lebih lanjut, anggota Komisi XI DPR RI ini mengapresiasi pernyataan Presiden Joko Widodo untuk para menterinya agar tak berbicara lagi soal penundaan pemilu, perpanjangan jabatan presiden, maupun amandemen UUD 1945.

"Itu pesan yang sangat kuat untuk para menterinya yang cari perhatian kepada presiden," tandasnya.


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya