Berita

Binda Jawa Tengah melakukan vaksinasi/Ist

Nusantara

Binda Jateng Targetkan 13.500 Dosis Vaksinasi sebagai Mitigasi Penyebaran Omicron BA.2 Pasca Lebaran

SABTU, 09 APRIL 2022 | 17:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Meskipun sejumlah kelonggaran kegiatan masyarakat sudah diberikan pemerintah berupa izin bagi masyarakat melaksanakan salat Tarawih berjamaah di masjid dan mudik Idul Fitri tahun ini, tidak boleh menyurutkan pengawasan pada potensi lonjakan kasus Covid-19.

Dikatakan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto, dengan adanya pelonggaran itu maka mobilitas dan interaksi sosial di masyarakat mengalami peningkatan. Sehingga, membutuhkan antisipasi agar tidak meningkatkan penyebaran Covid-19.

Untuk itu, kata Sondi Siswanto, Binda Jawa Tengah menargetkan sebanyak 13.500 dosis vaksin kepada masyarakat sebagai upaya mitigasi dari potensi persebaran Covid-19. Percepatan vaksinasi ini, akan digelar di 25 wilayah yang terdiri dari kota dan kabupaten seluruh Jawa Tengah


 â€œOleh karena itu, kami bersama Dinas Kesehatan juga akan tetap fokus gelar vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat baik dosis primer maupun dosis ketiga atau booster," ujar Sondi Siswanto dalam keterangannya, Sabtu (9/4).

Jenderal bintang satu ini menyampaikan, vaksinasi yang digencarkan Binda Jateng merupakan upaya preventif dalam menekan potensi kenaikan kasus positif Covid-19 di bulan puasa dan lebaran. Sebab, dia tidak ingin subvarian Omicron BA.2 menyebar luas di Provinsi Jawa Tengah

"Binda Jateng akan terus memerangi  ancaman lonjakan Covid-19 di bulan suci ini, antara lain dengan menggencarkan vaksinasi agar kekebalan komunal masyarakat terus membaik dan mampu menghadapi ancaman Covid-19," tegasnya.

Dia juga mengimbau masyarakat agar melengkapi dosis vaksinasi dan menerapkan protokol kesehatan. Dengan begitu, pandemi Covid-19 di Indonesia dapat segera bertransformasi ke endemi.

“Saya mengingatkan masyarakat untuk terus membiasakan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pandemi dapat segera berakhir dan masyarakat dapat beraktivitas kembali," pungkasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya