Berita

Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan/Net

Politik

Budi Gunawan: Puasa Terbukti Tidak Halangi Kegiatan Vaksinasi

SABTU, 09 APRIL 2022 | 01:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Izin melakukan perjalanan mudik yang diberikan pemerintah disambut antusial masyarakat. Bukan tanpa alasan, dua tahun terkahir Idul Fitri, pemerintah melarang mudik karena situasi pandemi Covid-19.

Pemerintah juga mengumumkan cuti bersama, mulai tanggal 29 April hingga 6 Mei untuk menjadi waktu bagi masyarakat melakukan mudik ke kampung halaman.

“Cuti bersama ini dapat digunakan untuk bersilaturahmi dengan orang tua, dengan keluarga dan handai tolan di kampung halaman, namun perlu tetap saya tegaskan bahwa pandemi belum sepenuhnya selesai," kata Presiden Joko Widodo, Rabu lalu (6/4).


Sebagai syarat mudik, Jokowi juga menyampaikan, masyarakat harus dipastikan sudah mendapatkan dosis vaksin lengkap hingga dosis ketiga atau booster.

Menindaklanjuti hal tersebut, Badan Intelijen Negara (BIN) memastikan, siap memberikan dukungan dengan meningkatkan pelayanan vaksinasi baik secara jemput bola atau door to door serta program safari vaksinasi malam hari.

Dikatakan Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan mengatakan, program vaksinasi malam hari merupakan penyesuaian dengan pola kegiatan masyarakat selama bulan Ramadhan.

“Prinsipnya sama, kita jemput bola. Karena pada bulan Ramadhan masyarakat banyak keluar pada malam hari, maka tim vaksinasi BIN di semua daerah kita arahkan menggelar vaksinasi di malam hari,” ujar Budi Gunawan dalam keterangannya, Jumat (8/4).

Budi memastikan, dia mendapatkan laporan dari berbagai daerah yang menunjukkan capaian vaksinasi yang sangat menggembirakan dengan tinginya antusiasme masyarakat.

"Bulan puasa terbukti tidak menghalangi kegiatan vaksinasi. Bahkan sebaliknya, malam Ramadhan semakin bermakna karena setelah Tarawih masyarakat bisa mendapatkan layanan vaksinasi,” pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya