Berita

Rizal Ramli/Repro

Politik

Ada Kelompok Ingin Kudeta Konstitusi, Waktunya Mahasiswa Indonesia Penuhi Panggilan Sejarah

JUMAT, 08 APRIL 2022 | 20:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Isu penundaan Pemilu yang ditujukan untuk memperpanjang masa jabatan Presiden Joko Widodo, diyakini Rizal Ramli akan terus diupayakan oleh kelompok tertentu.

Menurut mantan Menko Ekuin era Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid ini, upaya melawan Pasal 7 UUD 1945 yang mengatur soal pembatasan masa jabatan presiden dan wakil presiden hanya dua periode, tak bisa ditangkal elite politik baik di internal maupun eksternal pemerintahan.

Sementara di sisi yang lain, suara mayoritas masyarakat yang menolak penundaan pemilu ataupun perpanjangan masa jabatan presiden, yang merupakan bagian dari demokrasi, tak lantas diperjuangkan secara nyata oleh wakil rakyat di parlemen.


Karenanya, begawan ekonomi ini menduga ada kongkalikong antara para elite politik dengan segelintir orang yang menguasai sumber daya keuangan yang kerap disebut cukong atau diistilahkan oligarki.

"Mandeknya demokrasi karena oligarki sudah konsolidasi dengan eksekutif legislatif maupun yudikatif," ujar Rizal Ramli dalam siaran kanal Youtube Bravos Radio Indonesia pada Jumat (8/4).

Di samping itu, Rizal Ramli juga melihat faktor ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah, utamanya dalam bidang ekonomi, mengakumulasi kegelisahan masyarakat.

"Kehidupan rakyat dipukul dua sekaligus. Pertama kenaikan harga kebutuhan pokok plus kenaikan tarif yang vulgar, kasar sekali. Seperti listrik dinaikin diam-diam, Gas dinaikin, pajak dinaikin dan sebagainya," tuturnya.

Meski begitu, Rizal Ramli bersyukur kelompok mahasiswa akan melaksanakan aksi unjuk rasa secara besar-besaran menolak penundaan pemilu dan juga mengevaluasi kinerja dan kebijakan pemerintah Jokowi selama hampir 8 tahun berjalan.

"Alhamdulillah ternyata pemuda Indonesia bangkit menerima panggilan sejarah ini. Walaupun kalau saya ikuti setahun lalu banyak sekali yang masih skeptis. Kalangan intelektual, media, rakyat biasa mahasiswa (meyakini) 'enggak bakal kok gini gitu'. Skeptis," katanya.

Oleh karena itu, Rizal Ramli berharap besar kepada mahasiswa bisa membuat perubahan yang berarti untuk masyarakat Indonesia yang menurutnya kini sudah dihambat aspirasinya oleh penguasa.

"Ketika panggilan sejarah itu tiba, yaitu ada kelompok yang mau melakukan kudeta konstitusi dengan memperpanjang masa jabatan, ada kelompok yang ingin membuat sistem yang semakin otoriter, dan ada kelompok yang tidak peduli dengan nasib masyarakat biasa, akhirnya mahasiswa Indonesia memenuhi panggilan sejarah. Waktunya melakukan mobilisasi," tandas Rizal Ramli.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya