Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono: Wacana 3 Periode Cuma Alat Tes Jokowi Menguji Loyalitas Parpol Koalisi

JUMAT, 08 APRIL 2022 | 13:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada maksud lain di balik pembiaran Presiden Joko Widodo terhadap wacana presiden tiga periode hingga penundaan Pemilu 2024 yang berkembang di publik.

Menurut analisis politisi Arief Poyuono, Presiden Joko Widodo sengaja membiarkan bola liar isu tersebut untuk mengetes loyalitas partai politik yang selama ini mendukungnya di pemerintahan.

"Wacana 3 periode, perpanjangan jabatan, dan penundaan pemilu sepertinya hanya test on the water yang dilakukan Jokowi untuk memastikan loyalitas parpol koalisi terhadap Kangmas Jokowi loh," kata Arief Poyuono kepada redaksi, Jumat (8/4).


Jokowi, kata Poyuono, ingin melihat partai politik mana yang benar-benar memberikan dukungan kepadanya, bukan untuk meneruskan kepemimpinannya di periode ketiga, melainkan minimal sampai mengakhiri pemerintahan hingga 2024.

"Karena ini menyangkut posisi Jokowi apakah sampai 2024 or tidak. Dari sini parpol koalisi yang loyal mengawal Jokowi hingga akhir masa jabatannya 2024 sudah jelas, yaitu PKB dan Golkar," lanjut Poyuono.

Ketum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu ini pun meyakini Presiden Jokowi bukan orang sembarangan. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini diyakini cerdas dan sangat mengerti konstitusi yang mengharamkan presiden tiga periode.

"Dia tahu benar bahwa penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden itu sangat inskonstitusional," tandasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya